Jumat, 06 November 2026
15:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Musik balada

Musik balada

bentuk puisi dan liris-musik

Bagikan:
250px-Maria_Wiik_-_Ballad.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maria Wiik, "Balada" (1898)
250px-Illustration_to_the_ballad_Young_Beckie_from_%22Some_British_Ballads%22.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi Balada oleh Arthur Rackham terhadap Young Bekie.

Musik balada (bahasa Inggris:ballad) atau kayat[1] adalah musik yang berbentuk narasi musik. Balada secara khusus merupakan karakteristik dari puisi dan lagu populer dari Kepulauan Inggris dari periode abad pertengahan sampai abad 19 dan digunakan secara luas di seluruh Eropa dan kemudian Amerika, Australia, Afrika Utara dan Asia. Balada banyak ditulis dan dijual sebagai selembar broadsides. Bentuk ini sering digunakan oleh penyair dan komponis dari abad ke-18 untuk menghasilkan balada liris. Pada abad ke-19, musik ini membutuhkan makna dari bentuk lambat lagu cinta populer dan istilah ini sekarang sering digunakan sebagai sinonim dengan lagu cinta, khususnya power ballad pop atau rock.

Balada berbentuk puisi yang mengisahkan sebuah cerita, tapi bisa diadaptasi menjadi sebuah nyanyian atau musik. Balada banyak ditemukan pada puisi umum dan puisi anak. Karakteristik balada antara lain dipergunakan dalam dialog pengisahan cerita, karena dalam balada aspek repetisi bunyi yang terwujud dalam bentuk rima dan irama sangat kuat dan terdapat banyak unsur refrain seperti pada sebuah nyanyian. Isi cerita yang disajikan biasanya berkaitan dengan petualangan heroik, pembunuhan atau cerita tragedi lain yang sangat menarik. Aspek esensial puisi balada adalah adanya cerita, yang Iazimnya tidak terlalu panjang, dan karenanya ada tokoh-tokoh tertentu.[2] Pada awalnya balada dibawakan oleh seorang pengamen dalam bentuk nyanyian. Balada dibedakan menjadi dua yaitu balada rakyat dan balada literer. Balada rakyat dibawakan dalam pertemuan rakyat, mengisahkan tindak kepahlawanan seorang tokoh sejarah atau peristiwa peristiwa yang terjadi pada zaman dahulu, terkadang juga sebuah “love story” antara dua kekasih, tetapi biasanya tanpa “happy end”. Selanjutnya, balada literer adalah balada yang terjadi di Prancis pada abad pertengahan untuk mengiringi tarian.[3]

Asal-usul

Balada berasal dari nama lagu tarian bahasa Prancis abad pertengahan atau ballares (dari mana kita juga mendapatkan balet), begitu pula bentuk saingan alternatif yang menjadi Ballade Prancis. Dalam tema dan fungsi mereka mungkin berasal dari tradisi mendongeng Skandinavia dan Jerman yang dapat dilihat dalam puisi seperti Beowulf.[4] Contoh paling awal yang kita miliki tentang sebuah balada yang dikenal dalam bentuk di Inggris adalah ‘Judas’ dalam manuskrip abad ke-13.[5]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Arti kata belatung - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2021-2-11.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. ↑ Nurgiantoro, Burhan (2018-07-11). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: UGM PRESS. hlm. 358. ISBN 9799794205982.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Nugraha Mukti Abadi, Hardman Budiardjo, Wahyu Hidayat 3 (2016). "Penciptaan Buku Sejarah Musik Balada dari Masa ke Masa Berbasis Teknik Aquarel sebagai Upaya Pengenalan Kembali pada Masyarakat Surabaya" (PDF). Art Nouveau. 5 (1): 1.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  4. ↑ J. E. Housman, British Popular Ballads (1952, London: Ayer Publishing, 1969), p. 15.
  5. ↑ A. N. Bold, The Ballad (Routledge, 1979), p. 5.

Bacaan Lanjutan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ballads.
Wikikutip memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Ballads.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan