Jumat, 30 Oktober 2026
20:27 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Baju Cele

Bagikan:

Baju Cele adalah pakaian tradisional yang berasal dari Maluku. Pakaian ini memiliki motif garis-garis geometris atau berkotak-kotak kecil. Pakaian ini biasa dipadupadankan dengan kain salele yang diletakkan pada bahu dan biasa dikenakan pada upacara adat. Warna baju ini adalah warna-warna cerah, tetapi lebih sering didominasi dengan warna merah. Jika ada seorang gadis yang mengenakan pakaian ini maka ia akan disebut sebagai nona baju cele kaeng atau nona kain salele. Adapun jika seorang wanita yang mengenakannya maka ia akan dipanggil dengan sebutan nyonya kain salele.[1]

Pada tahun ajaran 2014/2015, pemerintah Wali Kota Ambon, Richard Luohenapessy menerapkan kebijakan berupa pergantian seragam batik dengan baju cele untuk para pelajar di tingkat SMP dan SMA di Kota Ambon. Kebijakan itu berlaku setiap hari Jumat dan Sabtu.[2]

Referensi

  1. ↑ Pattipeilohy, Marthen M. (November 2013). "Busana Tradisional Daerah Maluku dan Masa Depannya" (PDF). 7 (5): 78. Diakses tanggal 10-10-2017.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. ↑ "Seragam Batik Pelajar Ambon Diganti Baju Cele | Republika Online". Republika Online. Diakses tanggal 2017-10-10.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan