Jumat, 02 Oktober 2026
20:39 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Baitul Asyi

Bagikan:

Baitul Asyi (abjad Arab: بيت الأشي; bahasa Indonesia: Rumah Aceh) adalah wakaf yang diberikan oleh Habib Bugak al-Asyi, terkhusus untuk jemaah haji asal Aceh. Saat ini wakaf Baitul Asyi berwujud beberapa hotel di Mekkah yang sebagian keuntungannya dibagikan setiap musim haji kepada jemaah haji asal Aceh.[1][2]

Sejarah

Pada 1809 M, Habib Bugak al-Asyi bersama beberapa saudagar asal Aceh membeli sebidang tanah di Mekkah untuk diwakafkan kepada jemaah haji asal Aceh. Sebidang tanah ini bertempat di antara Bukit Marwa dan Masjidil Haram. Ketika proyek perluasan Masjidil Haram dilaksanakan, tanah ini turut terdampak. Sebagai gantinya, tanah tersebut dibeli dan mendapatkan ganti rugi berupa sebidang tanah di kawasan lain di sekitaran Masjidil Haram. Pengembang kemudian membangun hotel pada tanah wakaf tersebut dan dikelola secara profesional. Setiap musim haji, jemaah Aceh akan mendapatkan bagi hasil keuntungan wakaf tersebut. Pada tahun 2019, terdapat 4.688 jemaah haji asal Aceh yang masing-masingnya mendapatkan 1.200 riyal Arab Saudi atau Rp 4,8 juta dan satu mushaf Alquran.[1][3]

Aset

Wakaf Baitul Asyi kini meliputi beberapa aset produktif, yaitu:[2]

  1. Hotel Elaf Masyair. Hotel bintang lima dengan kapasitas 650 kamar yang berada di kawasan Ajiyad Mushafi, sekitar 250 meter dari Masjidil Haram.
  2. Hotel Ramada. Hotel bintang lima dengan kapasitas 1.800 kamar, yang berada di kawasan Ajiyad Mushafi, sekitar 300 meter dari Masjidil Haram.
  3. Hotel Wakaf Habib Bugak Asyi di Aziziah. Bisa menampung 750 jemaah haji, didirikan di atas luas tanah 800 meter persegi.
  4. Tanah dan bangunan seluas 900 meter di Aziziah. Digunakan sebagai Kantor Wakaf Habib Bugak Asyi di Mekah.
  5. Gedung di kawasan Syaikiyah yang dibeli tahun 2017 oleh Naazir Wakaf Baitul Asyi senilai 6 juta Riyal. Gedung ini dijadikan tempat tinggal warga Arab Saudi keturunan Aceh dan orang Aceh yang bermukim di Arab Saudi secara gratis, tanpa batas waktu tinggal.

Catatan kaki

  1. 1 2 Okezone (2019-07-30). "Wakaf Baitul Asyi Kelola 5 Aset Ini, Hasilnya untuk Jamaah Haji Aceh : Okezone Haji". https://haji.okezone.com/. Diakses tanggal 2020-03-14.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |website=
  2. 1 2 Jabbar, Penulis Abi Abdul (2019-07-31). "Wakaf Baitul Asyi, Aset Wakaf Jemaah Haji Aceh Dijaga Sampai Kiamat". Madaninews.id (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-03-14.{{cite web}}: |first= memiliki nama generik
  3. ↑ "VIDEO – Sekilas Sejarah Wakaf Baitul Asyi, Wakaf Produktif Habib Bugak di Mekkah". Serambi Indonesia. Diakses tanggal 2020-03-14.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan