Rabu, 28 Oktober 2026
16:20 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Bait Ketiga

Bait Ketiga

Bagikan:
"Bait Suci Ketiga" beralih ke halaman ini. Untuk Bait Suci, lihat Bait Allah.
250px-3rd_Temple_Ezekiel_B.Reinders_facades.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Model Bait Suci Yehezkiel (Kitab Yehezkiel bab 40–42), diupayakan sesuai keterangan harfiahnya, oleh arsitek Belanda Bartelmeüs Reinders (1893–1979).

Bait Ketiga, juga dikenal sebagai Bait Suci Yehezkiel, adalah gagasan dan keinginan keagamaan pada Agama Yahudi yang berakar dalam Alkitab Ibrani. Bait Ketiga disebutkan dalam banyak doa-doa Yudaisme untuk pengembalian dan pembangunan kembali Bait Allah di Yerusalem, tempat dahulunya berdiri Bait Pertama dan Bait Kedua, yang dihancurkan oleh orang-orang Babilonia kuno dan Romawi.

Sejak kehancuran Bait Kedua pada tahun 70 M, para penganut agama Yahudi yang taat telah menyatakan keinginan mereka untuk melihat berdirinya bangunan Bait Ketiga di Bukit Bait Suci. Doa untuk tujuan ini telah menjadi bagian resmi dari tradisi Yahudi dalam pelaksanaan tiga kali layanan doa harian Yahudi. Walaupun saat ini tetap belum terbangun, gagasan dan keinginan atas Bait Ketiga dipandang suci dalam Agama Yahudi, khususnya Yahudi Ortodoks, yaitu sebagai tempat ibadah yang belum terwujud. Para nabi Yahudi dalam Tanakh menyerukan pembangunannya, yang akan terpenuhi pada era Mesianik Yahudi.

Rencana pembangunan kembali Bait Ketiga juga memainkan peran penting dalam beberapa interpretasi atas Eskatologi Kristen.

Denah kuno yang belum dibangun mengenai suatu Kuil Yahudi dapat ditemukan di berbagai sumber, terutama di Bab 40-47 dari Kitab Yehezkiel (pengelihatan Yehezkiel yang mendahului Bait Kedua), dan di Naskah Kuil yang ditemukan di Qumran di antara Naskah Laut Mati.

Bacaan lanjutan

  • Gorenberg, Gershom. The End of Days: Fundamentalism and the Struggle for the Temple Mount. Free Press, 2000. ISBN 0-684-87179-3 (Journalist's view)
  • David Ha'ivri. Reclaiming the Temple Mount. HaMeir L'David, 2006. ISBN 965-90509-6-8
  • Grant R. Jeffrey. The New Temple and The Second Coming. WaterBrook Press, 2007. ISBN 978-1-4000-7107-4
  • N. T. Wright, "Jerusalem in the New Testament" Diarsipkan 2011-05-01 di Wayback Machine (1994)
  • Ben F. Meyer. "The Temple at the Navel of the Earth," in Christus Faber: the master builder and the house of God. Princeton Theological Monograph Series no. 29. Allison Park, Pa.: Pickwick Publications, 1992.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan