Sabtu, 24 Oktober 2026
09:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Bahasa sastra

bentuk suatu bahasa yang digunakan dalam penulisan sastranya, entah dialek tak bakunya maupun ragam yang terbakukan dari bahasa tersebut

Bagikan:

Bahasa sastra atau bahasa kesusastraan adalah laras bahasa yang digunakan ketika menulis sesuatu dalam nada yang formal, akademis, atau nada yang sangat sopan; ketika bertutur atau menulis dalam nada seperti ini, dapat disebut pula sebagai bahasa formal. Ia dapat berupa ragam yang dibakukan dari suatu bahasa. Bahasa sastra terkadang dapat berbeda secara kentara dari ragam-ragam tertuturnya yang terkait, tetapi perbedaan antara bentuk sastra dan tak sastranya lebih besar atau tampak pada beberapa bahasa dibanding yang lainnya. Jika terdapat pemecahbelahan yang kuat antara bentuk tertulis dan sehari-harinya suatu bahasa, bahasa tersebut dikatakan mengalami diglosia.

Pemahaman istilah ini berbeda-beda dari satu tradisi linguistik ke tradisi linguistik lainnya dan bergantung pada kesepakatan peristilahan yang dianut.[1][2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Siatkowska, Ewa (2017). "Standaryzacja po kurpiowsku". Polonica (dalam bahasa Polski). 37: 5. doi:10.17651/polon.37.12. ISSN 0137-9712.
  2. ↑ Polański, Kazimierz, ed. (1999). Encyklopedia językoznawstwa ogólnego (dalam bahasa Polski). Wrocław: Ossolineum. hlm. 271. ISBN 83-04-04445-5.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan