Minggu, 25 Oktober 2026
12:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Bahasa nasional

bahasa dengan status nasional de facto atau de jure

Bagikan:

Bahasa nasional adalah sebuah bahasa (atau varian bahasa, misalnya dialek) yang memiliki hubungan tertentu—de facto atau de jure—dengan suatu bangsa. Istilah ini digunakan cukup berbeda dalam berbagai konteks. Satu bahasa atau lebih banyak yang dituturkan sebagai bahasa pertama di wilayah suatu negara dapat secara informal disebut atau dengan gamblang disebutkan dalam legislasi sebagai bahasa nasional suatu negara. Bahasa nasional secara jelas disebutkan di lebih dari 150 konstitusi di seluruh dunia.[1]

C.M.B. Brann, dengan contoh khusus India, berpendapat bahwa terdapat "empat pengertian yang cukup berbeda" mengenai bahasa nasional di suatu pemerintahan:[2]

  • "Bahasa teritorial" (chthonolect, terkadang dikenal sebagai chtonolect[3]) dari suatu kelompok masyarakat tertentu
  • "Bahasa daerah" (choralect)
  • "Bahasa bersama atau bahasa komunitas" (demolect) digunakan di seluruh suatu negara
  • "Bahasa sentral" (politolect) digunakan oleh pemerintah dan mungkin memiliki nilai simbolis.

Bahasa keterakhirlah yang biasanya dijuluki bahasa resmi. Dalam beberapa kasus (misalnya, di Filipina), beberapa bahasa terpilih sebagai bahasa resmi dan sebuah bahasa nasional ditunjuk secara berbeda.

Catatan dan referensi

  1. ↑ "Jacques Leclerc". Diarsipkan dari asli tanggal 28 Mei 2019. Diakses tanggal 15 Desember 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Brann, C.M.B. 1994. "The National Language Question: Concepts and Terminology." Logos [University of Namibia, Windhoek] Vol 14: 125–134
  3. ↑ Wolff, H. Ekkehard "African Languages: An Introduction Ch./Art: Language and Society p. 321 pub. Cambridge University Press 2000
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan