Senin, 12 Oktober 2026
16:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Bahasa formal

himpunan simbol yang dibatasi oleh aturan spesifik untuk himpunan tersebut; kata-kata yang tersusun dari abjad dan susunannya mengikuti aturan tertentu dengan baik

Bagikan:

Pada matematika, ilmu komputer dan linguistik, suatu bahasa formal terdiri dari kata-kata yang mana simbol diambil dari alfabet dan bentukan-selaras berdasarkan seperangkat kaidah tertentu.

Alfabet akan bahasa formal terdiri dari simbol, huruf atau token yang bergabung menjadi string akan bahasa.[1] Tiap string yang digabungkan dari simbol-simbol akan alfabet disebut sebuah kata. Sebuah bahasa formal sering didefinisikan melalui tata bahasa formal seperti tata bahasa reguler atau tata bahasa bebas konteks yang terdiri dari kaidah pembentukan.

Pada ilmu komputer, bahasa formal digunakan antara lain sebagai dasar untuk menggambarkan tata bahasa akan bahasa pemrograman dan versi formal akan himpunan bagian dari bahasa alami yang mana kata-kata akan bahasa mewakili konsep yang diasosiasikan dengan semantik atau makna tertentu.

Sejarah

Bahasa formal pertama diperkirakan digunakan oleh Gottlob Frege dalam buku Begriffsschrift (1879) yang mana Frege menyatakan sebagai sebuah "bahasa formal dari pemikiran murni."[2]

Definisi

Suatu bahasa formal L atas sebuah alfabet Σ ialah himpunan bagian akan Σ*, yaitu sekumpulan kata-kata atas alfabet.

Contoh

Terdapat kaidah yang menggambarkan suatu bahasa formal L atas alfabet Σ = {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, +, =}:

  • Setiap string berisi yang tidak mengandung "+" atau "=" dan tidak dimulai dengan "0" ialah L.
  • String "0" ialah L.
  • Suatu string berisi "=" adalah L hanya jika terdapat satu "=" memisahkan dua string valid akan L.
  • Suatu string berisi "+" tetapi bukan "=" ialah L jika setiap "+" dalam string memisahkan dua string yang valid akan L.
  • Tidak ada string dalam L selain yang tersirat oleh aturan yang ada.

Berdasar aturan tersebut, string "23+4=555" ialah L, tetapi string "=234=+" ialah bukan. Bahasa formal ini mengungkapkan bilangan asli, tetapi hanya mengungkapkan seperti apa yang terlihat (sintaksis), bukan berdasarkan makna (semantik). Sebagai contoh, tidak terdapat pada kaidah ini indikasi bahwa "0" berarti angka nol, "+" berarti penjumlahan, "23+4=555" ialah tidak benar, dsb.

Referensi

Kutipan

  1. ↑ Reghizzi, Stefano Crespi (2009), Formal Languages and Compilation, Texts in Computer Science, Springer, hlm. 8, ISBN 9781848820500, Suatu alfabet ialah himpunan terbatas.
  2. ↑ Martin Davis (1995). "Influences of Mathematical Logic on Computer Science". Dalam Rolf Herken (ed.). The universal Turing machine: a half-century survey. Springer. hlm. 290. ISBN 978-3-211-82637-9.

Sumber

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan