Sabtu, 17 Oktober 2026
16:56 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Bahasa Hatti

Bagikan:
Bahasa Hatti
WilayahAnatolia
EtnisHatti
Era2000 SM[1]
  • Tidak terklasifikasi
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Kode bahasa
ISO 639-3xht
LINGUIST List
LINGUIST list sudah tidak beroperasi lagi
xht
Glottologhatt1246
IETFxht
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Extinct

Bahasa Hatti diklasifikasikan sebagai bahasa yang telah punah (EX) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

Referensi: [2][3]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

03.46, Sabtu, 17 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.636 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Hatti adalah bahasa aglutinatif non-Indo-Eropa[4][5] yang dituturkan oleh suku Hatti di Asia Kecil pada sekitar tahun 2000-an sebelum masehi. Para ahli menamai bahasa itu sebagai "Hatti" untuk membedakan dari bahasa Het yang merupakan bagian dari rumpun bahasa Indo-Eropa yang dituturkan oleh bangsa Het.[6]

Nama "Het" berasal dari bani Het yang tertulis di Alkitab Perjanjian Lama, sangat mungkin terkait dengan sebutan umum Asyur dan Mesir untuk "Tanah Het" (Khatti) yang terletak di Sungai Efrat. Belum diketahui sebutan bahasa ini oleh orang-orang Hatti.

Pusat wilayah dari bahasa tertua di Anatolia, ebelum kedatangan penutur Het, berkisar dari Hattusa, sebelumnya disebut "Hattus", ke utara wilayah yang disebut Nerik. Kota-kota lain yang disebutkan dalam Hatti termasuk Tuhumiyara dan Tissaruliya. Penutur Het menaklukkan Hattus dari Kanesh ke selatannya pada abad ke-18 SM. Mereka akhirnya menyerap atau mengasimilasi penutur Hatti, tetapi tetap mempertahankan nama Hatti untuk wilayah tersebut.

Referensi

  1. ↑ Bahasa Hatti at MultiTree on the Linguist List
  2. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  4. ↑ Kevin James, A Mystery in Clay: Codes, Languages, and a Journey Through Time to the Last Ice Age, p.148, AuthorHouse, 2009: "They called themselves Hattie, and spoke a non-Indo-European language called Hattic."
  5. ↑ The New Encyclopædia Britannica, Vol. 22, p.593: "The non-Indo-European Hattic is an agglutinative language ..."
  6. ↑ Hattian – Britannica Online Encyclopedia

Sumber

  • Akurgal, Ekrem – The Hattian and Hittite Civilizations; Publications of the Republic of Turkey; Ministry of Culture; 2001; 300 pages; ISBN 975-17-2756-1
  • Ardzinba, Vladislav. (1974): Some Notes on the Typological Affinity Between Hattian and North-West Caucasian (Abkhazo-Adygian) Languages. In: "Internationale Tagung der Keilschriftforscher der sozialistischen Länder", Budapest, 23.-25. April 1974. Zusammenfassung der Vorträge (Assyriologica 1), p. 10-15.
  • Ardzinba, V.G. (1979): “Nekotorye sxodnye strukturnye priznaki xattskogo i abxazo-adygskix jazykov”. Peredneasiatskij Sbornik III: istorija i filologija stran drevnego vostoka, 26-37. Moscow: Nauka
  • Chirikba, Viacheslav (1996): Common West Caucasian. The Reconstruction of its Phonological System and Parts of its Lexicon and Morphology. Leiden: CNWS Publications, 452 pp. [Chapter XI. The relation of West Caucasian to Hattic, p. 406-432].
  • Dunaevskaja, Irina. (1973): Bemerkungen zu einer neuen Darstellung altkleinasiatischer Sprachen. 2. Zum Hattischen. In: Orientalische Literaturzeitung 68, Leipzig, 1/2.
  • Дунаевская И. М. О структурном сходстве хаттского языка с языками северо-западного Кавказа. – Сборник в честь академика Н. А. Орбели. – М.-Л., 1960.
  • Dunaevskaja, I. M. & D´jakonov, I. M. 1979. “Xattskij (protoxettskij) jazyk”. In: Jazyki Azii i Afriki, III. Jazyki drevnej perednej Azii (nesemitskie), Iberijsko-Kavkazskie jazyki, Paleoaziatskie jazyki, ed. by G. D. Sanžeev, p. 79-83. Moskva. Nauka.
  • Girbal, Christian. (1986): Beiträge zur Grammatik des Hattischen (Europäische Hochschulschriften Reihe XXI, Bd. 50). Frankfurt am Main, Bern, New York: Verlag Peter Lang, V+201 pages.
  • Ivanov, Vyacheslav V., "On the Relationship of Hattic to the Northwest Caucasian Languages," in B. B. Piotrovskij, Vyacheslav V. Ivanov and Vladislav G. Ardzinba, eds., Drevnyaya Anatoliya – Ancient Anatolia, Moscow: Nauka (1985) 26-59. In Russian with English summary.
  • Kammenhuber, Annelis (1969): Das Hattische. In: Handbuch der Orientalistik, Abteilung I, Bd II, Abschn. 1/2.
  • Klinger, Jörg. (1996): (StBoT 37) Untersuchungen zur Rekonstruktion der hattischen Kultschicht. Wiesbaden: Harrassowitz, xx+916 p.
  • Rizza, Alfredo. (2007): I pronomi enclitici nei testi etei di traduzione dal Hattico. Pavia. (Studia Mediterranea 20).
  • Schuster, H.-S. (1974): Die hattisch-hethitischen Bilinguen. I. Einleitung, Texte und Kommentar. Teil 1. Leiden: E.J. Brill.
  • Soysal, Oğuz (2004): Hattischer Wortschatz in hethitischer Textüberlieferung, Leiden/Boston: Brill.
  • Taracha, P. (1995): Zum Stand der hattischen Studien: Mögliches und Unmögliches in der Erforschung des Hattischen. In: Atti del II Congresso Internaziomale di Hittitologia a curo di Onofrio Carruba – Mauro Giorgieri – Clelia Mora. Studia mediterranea. 9. Gianni Iuculano Editore. Pavia, p. 351-358.
  • Kevin Tuite (Université de Montréal): The rise and fall and revival of the Ibero-Caucasian hypothesis. text on line

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan