Senin, 02 November 2026
14:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Bahasa Susu

bagian dari rumpun bahasa Niger-Kongo

Bagikan:
Bahasa Susu
Sosoxui
Dituturkan diGuinea, Sierra Leone, Guinea Bissau
Wilayahpesisir Guinea
Penutur
(106 juta per 2001–2006)[1]
Perincian data penutur

Jumlah penutur beserta (jika ada) metode pengambilan, jenis, tanggal, dan tempat.[2]

Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Kode bahasa
ISO 639-2sus
ISO 639-3sus
Glottologsusu1250
IETFsus
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C4 EducationalBahasa Susu dikategorikan sebagai C4 Educational menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini digunakan di institusi pendidikan, baik dalam bahasa ajar-mengajar maupun sebagai kurikulum ajaran
Referensi: [3]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Susu (bahasa Prancis:Soussou) adalah bahasa Afrika Barat yang dituturkan di Guinea dan Sierra Leone. Bahasa ini termasuk dalam rumpun bahasa Mande, serta berkaitan erat dengan bahasa Bahasa Yalunka .

Bahasa Susu merupakan salah satu bahasa nasional yang ada di Guinea, dan biasanya dituturkan di wilayah pesisir Guinea.

Sejarah

Bahasa Susu telah digunakan oleh orang-orang di wilayah pesisir Guinea dan Sierra Leone sebagai basantara (bahasa perantara).

Literatur paling awal dalam bahasa Susu adalah terjemahan dari tujuh pasal pertama Injil Matius oleh John Godfrey Wilhelm dari Church Mission Society. hasil terjemahan tersebut kemudian diterbitkan di London sebagai "Lingjili Matthew" pada tahun 1816. Setelahnya, Wilhelm mulai menerjemahkan sebagian besar kitab Perjanjian Baru, tetapi hanya sebagian kecil saja dari hasil terjemahan itu yang mulai dicetak.

Fonologi

Konsonan[4]
Bibir Rongga-gigi Lelangit Lelangit-belakang Bibir–lelangit-belakang Celah-suara
Sengau m ⟨m⟩ n ⟨n⟩ ɲ ⟨ɲ⟩ ŋ ⟨ŋ⟩
Letup nirsuara p ⟨p⟩ t ⟨t⟩ k ⟨k⟩
bersuara b ⟨b⟩ d ⟨d⟩ ɡ ⟨g⟩ ɡb ⟨gb⟩
prasengau nd ⟨nd⟩ ŋɡ ⟨ng⟩
Geser f ⟨f⟩ s ⟨s⟩ x ⟨x⟩ h ⟨h⟩
Getar r ⟨r⟩
Hampiran l ⟨l⟩ j ⟨y⟩ w ⟨w⟩
Vokal[4]
Depan Belakang
Tertutup i ⟨i⟩, iː ⟨ii⟩ u ⟨u⟩, uː ⟨uu⟩
Tengah e ⟨e⟩, eː ⟨ee⟩ o ⟨o⟩, oː ⟨oo⟩
Hampir-Terbuka ɛ ⟨ɛ⟩, ɛː ⟨ɛɛ⟩ ɔ ⟨ɔ⟩, ɔː ⟨ɔɔ⟩
Terbuka a ⟨a⟩, aː ⟨aa⟩
Vokal sengau[4]
Depan Belakang
Tertutup ĩ ⟨in⟩ ũ ⟨un⟩
Tengah ẽ ⟨en⟩ õ ⟨on⟩
Hampir-Terbuka ɛ̃ ⟨ɛn⟩ ɔ̃ ⟨ɔn⟩
Terbuka ã ⟨an⟩

Referensi

  1. ↑ Susu di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ↑ Ethnologue (dalam bahasa Inggris) (Edisi 26), 2023, Wikidata Q125535931 {{citation}}: |access-date= memerlukan |url=
  3. ↑ "Bahasa Susu". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  4. 1 2 3 Houis, Maurice (1963). Étude Descriptive de la Langue Susu. Dakar: Institut Fondamental d'Afrique Noire, Université de Dakar.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan