Sabtu, 31 Oktober 2026
17:06 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Bahasa Sedoa

bagian dari rumpun bahasa Austronesia

Bagikan:
Bahasa Sedoa
Tawailia
Dituturkan diIndonesia
Wilayah
Etnis4.000 (2007)[1]
Penutur
900 di desa (2009)[1]
3.000 etnis Sedoa tinggal di luar desa, tetapi kebanyakan tidak bisa berbahasa ini[1]
Tampilkan klasifikasi manual
    • Sedoa
Tampilkan klasifikasi otomatis
Latin
Kode bahasa
ISO 639-1-
ISO 639-2-
ISO 639-3tvw
Glottologsedo1237
IETFtvw
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C6b ThreatenedBahasa Sedoa dikategorikan sebagai C6b Threatened menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mulai terancam dan mengalami penurunan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Referensi: [2]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

05.20, Jumat, 30 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.637 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Sedoa (bahasa Inggris:Sedoa language) atau Bahasa Tawailia, merupakan salah satu bahasa yang ditemukan di wilayah Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.[3] Bahasa ini mendominasi wilayah Lembah Sedoa dan dipertuturkan oleh orang Sedoa.[3] Ada sekitar 4.000 orang penutur bahasa ini pada tahun 2007, menurut Ethnologue.[4][5][1] Bahasa ini termasuk dari keluarga bahasa Kaili-Pamona.[6]

Pada pergantian abad ke-20, bahasa Sedoa diucapkan di dua lokasi: di lembah sungai Tawaelia di dataran tinggi (> ketinggian 1000 m) di utara tidak jauh dari lembah Napu, dan di dataran rendah dekat muara Sungai Tambarana di Teluk Tomini. Namun, pada hari ini, bahasa tersebut tetap dipertahankan hanya di lokasi dataran tinggi, yaitu di desa Sedoa. Meskipun Sedoa berbatasan dengan wilayah bahasa Napu, Nicolaus Adriani dan Esser mengklasifikasikan bahwa Sedoa berbagi kedekatan linguistik terdekatnya dengan bahasa Lindu dan Moma yang dituturkan di rantai pegunungan sebelah barat wilayah bahasa Sedoa.[7]

Penggunaan

Penggunaan bahasa sangat kuat di antara 900 pembicara Sedoa yang tinggal di desa Sedoa di kecamatan Lore Utara. Desa ini merupakan pusat kebudayaan bagi masyarakat Sedoa. Selain itu ada sekitar 3000 orang asal etnis Sedoa yang pindah dari daerah ini bertahun-tahun sebelumnya dan kebanyakan tidak lagi berbicara bahasa Sedoa. Sejarah lisan yang umum bercerita tentang sebuah kelompok yang memisahkan diri karena melakukan pelanggaran dan meninggalkan daerah tersebut. Mereka sekarang tinggal di kecamatan Sausu, di Kabupaten Parigi Moutong.[7]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Sedoa di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ↑ "Bahasa Sedoa". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  3. 1 2 Saro et al. 1991, hlm. 1. sfn error: tanpa target: CITEREFSaroSulaimanRahimKuruda1991 (bantuan)
  4. ↑ Saro et al. 1991, hlm. 5. sfn error: tanpa target: CITEREFSaroSulaimanRahimKuruda1991 (bantuan)
  5. ↑ Wurm 2007, hlm. 522. sfn error: tanpa target: CITEREFWurm2007 (bantuan)
  6. ↑ Martens 1989, hlm. 19. sfn error: tanpa target: CITEREFMartens1989 (bantuan)
  7. 1 2 "The Sedoa Language". Sulawesi Language Alliance. Diakses tanggal 27 Mei 2017.

Bacaan lebih lanjut

  • Saro, Ahmad; Sulaiman, Hanafi; Rahim, Abdillah A.; Kuruda, Sudarmin (1991). Struktur Bahasa Besoa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  • Martens, Michael (1989). Sneddon, James N. (ed.). "The Badaic Languages of Central Sulawesi" (PDF). Studies in Sulawesi linguistics, part I: 19–53.{{cite journal}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  • Wurm, Stephen A. (2007). "Australasia and the Pacific". Dalam Moseley, Christopher (ed.). Encyclopedia of the World's Endangered Languages (PDF). New York: Routledge. hlm. 425–577. ISBN 978-0-7007-1197-0. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2017-05-27.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan