Rabu, 28 Oktober 2026
19:02 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Bahar Buasan

Bagikan:
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). Tolong bantu perbaiki agar netral dan ensiklopedis. (Februari 2025)
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Bahar Buasan" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Februari 2025)
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Bahar Buasan
Anggota Dewan Perwakilan Daerah
Informasi pribadi
Lahir25 Maret 1964 (umur 62)

Bahar Buasan (lahir 25 Maret 1964) yaitu Anggota DPD RI periode 2009–2014,[1][2] 2014–2019, dan 2024-2029 dari daerah pemilihan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pendidikan

Bahar Buasan menempuh pendidikan dasarnya di Pangkalpinang. Ia kemudian melanjutkan ke jenjang menengah atas di kota yang sama sebelum akhirnya menempuh pendidikan tinggi di Universitas Sriwijaya. Di universitas tersebut, ia memperoleh gelar sarjana di bidang hukum. Pendidikan tersebut menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya di dunia politik, khususnya dalam memahami konstitusi dan perundang-undangan negara.

Karier Politik

Bahar Buasan memulai kiprahnya di dunia politik dengan aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia pertama kali terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) pada Pemilu 2009 dan berhasil mempertahankan kursinya pada Pemilu 2014. Setelah sempat tidak menjabat pada periode 2019–2024, ia kembali mencalonkan diri dan terpilih sebagai Anggota DPD RI periode 2024–2029.

Selama menjabat, Bahar dikenal aktif memperjuangkan isu-isu strategis daerah seperti pemerataan pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan maritim, serta penguatan sektor kelautan dan perikanan di Bangka Belitung. Ia juga dikenal vokal dalam mendesak pemerataan pendidikan dan akses layanan kesehatan di daerah-daerah kepulauan.

Aktivitas Lain

Di luar kegiatan legislatif, Bahar Buasan juga aktif sebagai pembicara dalam seminar kebangsaan, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan berbagai forum dialog publik. Ia turut membina beberapa organisasi kepemudaan dan forum komunikasi masyarakat adat di Bangka Belitung.

Penghargaan

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya terhadap daerah, Bahar Buasan pernah menerima beberapa penghargaan, baik dari lembaga pemerintah maupun organisasi masyarakat sipil. Salah satu penghargaan yang pernah diterimanya adalah Penghargaan Tokoh Penggerak Daerah dari Forum Masyarakat Maritim Indonesia tahun 2016.

Sejarah elektoral

Pemilu Lembaga legislatif Daerah pemilihan Perolehan suara Hasil
2009 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Bangka Belitung Tidak diketahui checkY Terpilih
2014 Tidak diketahui N Tidak terpilih
2019 Tidak diketahui N Tidak terpilih
2024 102.065 checkY Terpilih

Referensi

  1. ↑ "Daftar Anggota DPD terpilih 2009" (PDF). KPU. 25 Mei 2008. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2009-05-26. Diakses tanggal 25 Mei 2009.
  2. ↑ "Revisi Daftar Anggota DPD terpilih 2009" (PDF). KPU. 1 Oktober 2008. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2009-10-09. Diakses tanggal 1 Oktober 2009.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan