Senin, 12 Oktober 2026
01:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Badik Lampung

Badik Lampung

senjata tradisional dari Lampung, Indonesia

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Juli 2024) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-BADIK_PEJUANG_SELIKUKH_LIMA.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemanohan Selikukh Lima

Badik Lampung merupakan salah satu senjata tradisional yang berasal dari Lampung. Senjata ini dikenal oleh seluruh kalangan masyarakat. Mata pisau Badik membengkok pada bagian ujungnya, sedangkan bagian gagang senjata ini berbentuk seperti gagang golok. Jika mendengar kata Badik kita pasti akan teringat dengan senjata tradisional dari Bugis, sampai saat ini asal-usul dari Badik masih tidak jelas apakah senjata ini merupakan kiriman dari Bugis ke Lampung atau sebaliknya. Badik Lampung memiliki sarung yang terbuat dari kayu.[1]

Badik Lampung ini memiliki dua jenis ukuran, yaitu badik kecil dengan panjang mata pisau 11 cm dan lebar 2 cm, serta badik besar dengan panjang mata pisau 19 cm serta lebar 2 cm. Fungsi dari senjata ini adalah untuk keperluan sehari-hari pada masyarakat contohnya seperti identitas orang Lampung, sedangkan budaya suku Lampung zaman dahulu badik dipergunakan untuk menjaga diri dari serangan musuh.[1][2][3]

Referensi

  1. 1 2 Dwiari Ratnawati, Lien (2018). Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Jakarta: Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Liputan6.com (2020-03-13). "Tangan Gaib di Balik Pembuatan Badik Pusaka Raja Bone". liputan6.com. Diakses tanggal 2024-10-12.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  3. ↑ http://repository.uinjambi.ac.id/221/


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan