Selasa, 22 September 2026
22:36 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Badai Matius

Badai Matius

Badai Matius
Hurikan mayor 5 (SSHWS/NWS)
330px-Matthew_2016-10-01_0225Z.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Badai Matius saat kekuatan puncak menuju utara Kolombia pada 1 Oktober
Terbentuk pada28 September 2016
Mereda pada10 Oktober 2016
(Keluar wilayah tropis pada 9 Oktober)
Kecepatan angin
maksimal
1 menit:
160 mil/jam (260 km/jam)
Tekanan minimal934 mbar (hPa)
Korban jiwa597 – 1.383+ langsung
Kerusakan≥ 5.2 miliar (USD 2016)
(Perkiraan awal)
Area terdampakAntillen Kecil, Antillen Leeward, Venezuela, Kolombia, Jamaika, Hispaniola, Kuba, Kepulauan Lucayan, Amerika Serikat Tenggara, Kanada Atlantik
Bagian dari musim badai Atlantik 2016

Badai Matius adalah badai siklon tropis yang sangat kuat, berumur panjang, dan mematikan dan yang pertama kali diklasifikasikan menjadi Badai Atlantik Kategori 5 sejak Badai Felix pada tahun 2007. Badai Matius meliputi wilayah yang luas di Atlantik Barat, termasuk Haiti, Kuba, Republik Dominika dan Kepulauan Lucayan, bagian tenggara Amerika Serikat, dan Provinsi Maritimes Kanada. Badai ini menimbulkan kehancuran parah dan merenggut korban jiwa yang besar. Setidaknya 522 hingga 1.381 kematian diperkirakan terjadi selama badai, termasuk 473 hingga 1.332 di Haiti, 1 di Kolombia, 4 di Republik Dominika, 1 di Saint Vincent dan Grenadine, dan 43 di Amerika Serikat, yang membuatnya sebagai badai Atlantik yang paling mematikan setelah Badai Stan pasa 2015, yang menewaskan lebih dari 1.600 jiwa di Amerika Tengah dan Meksiko. Dengan kerusakan yang diperkirakan lebih dari 5,2 miliar dolar AS, badai ini juga menjadi badai yang paling merugikan sejak Badai Sandy pada 2012.

Meteorologi

Badai Matthew seperti yang diamati oleh NASA dari Stasiun Luar Angkasa Internasional pada tanggal 3 Oktober 2016
Animasi menunjukkan Hurricane Matthew dari 28 September sampai 2 Oktober dan data radar 3-dimensi dari instrumen GPM DPR.

Dampak

Kematian dan kerusakan berdasarkan negara
Negara Kematian Perkiraan kerusakan

biaya (kurs 2016)

Kepulauan Lucayan
0 $200 juta +
Kolombia 1[1]
Kuba 0
Republik Dominika 4[2]
Haiti 473 – 1,332+[3][4] $1 miliar +
Saint Vincent dan Grenadines 1[5]
Amerika Serikat 43[6] $4–6 miliar
Total 522 – 1,381+ $5.2–7.2 miliar +

Referensi

  1. Sandra Guerrero Barriga (Oktober 1, 2016). "'Matthew' coge fuerza en su avance frente a la Costa". El Heraldo (dalam bahasa Spanish). Diakses tanggal Oktober 1, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Hurricane Matthew slams Haiti, takes aim at US East Coast" Diarsipkan 2017-04-04 di Wayback Machine..
  3. Haiti Hurricane Matthew Situation Report #07 (PDF) (Report).
  4. Haiti: Hurricane Matthew - Situation Report No. 7 (PDF) (Report).
  5. "One dead as Matthew batters Eastern Caribbean". Jamaica Observer. Kingstown, St. Vincent. Caribbean Media Corporation. September 30, 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-03-19. Diakses tanggal September 30, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Wright, Pam; Breslin, Sean (Oktober 13, 2016). "Hurricane Matthew Leaves 43 Dead in the U.S.; Flooding Crisis Continues in North Carolina". The Weather Channel. Diakses tanggal Oktober 13, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan