Kamis, 22 Oktober 2026
14:42 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal

Badai Laut Selatan

film Indonesia

Bagikan:
Badai Laut Selatan
SutradaraNurhadie Irawan
ProduserHandi Muljono
Ditulis olehM Abnar Romli
Hartanto
Asmaraman S
Kho Ping Hoo
PemeranFitria Anwar
Dede Yusuf
Baron Hermanto
Gito Gilas
NegaraIndonesia

Badai Laut Selatan adalah film Indonesia yang diproduksi pada tahun 1991 yang disutradarai oleh Nurhadie Irawan serta dibintangi antara lain oleh Fitria Anwar dan Dede Yusuf.

Sinopsis

Kerajaan Kahuripan sedang menghadapi krisis karena hilangnya pusaka kerajaan dan ancaman dari salah satu kadipatennya. Keadaan ini menjadi latar belakang kisah Pujo (Dede Yusuf) dan istrinya, Kartika Sari (Fitria Anwar) yang pada awal film diperlihatkan sedang bertapa di gua siluman untuk mendapatkan ajian mutiara hijau. Berlawanan dengan mereka adalah Wisangjiwo (Baron Hermanto) yang sudah lama tertarik pada Kartikasari dan memperkosanya saat dia bertapa telanjang, dan Joko Wanengpati (Gito Gilas). Kisah dijalin untuk sebanyak mungkin bisa memperlihatkan adegan perkelahian antartokoh-tokoh itu.[1]

Pemeran

Referensi

  1. ↑ Badai Laut Selatan, diakses pada 2 Januari 2012.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan