Senin, 02 November 2026
17:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Babad Morea

Babad Morea

Bagikan:
330px-Text_from_the_Chronicle_of_Morea.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Teks dari Babad Morea [1]

Babad Morea (Yunani: Τὸ χρονικὸν τοῦ Μορέως) adalah sebuah teks sejarah abad ke-14, yang ada dalam empat versi yang ada: dalam bahasa Prancis, Yunani (dalam bentuk bait), Italia dan Aragon. Berisi lebih dari 9.000 baris, babad tersebut mengisahkan peristiwa pendirian feodalisme bangsa Franka di daratan utama Yunani. Pasukan Salib Eropa Barat singgah di Peloponnese (disebut Morea pada masa itu) usai Perang Salib Keempat. Masa yang disorot dalam babad tersebut adalah dari 1204 sampai 1292 (atau masa berikutnya, tergantung pada versinya). Babad tersebut memberikan penjelasan signifikan tentang organisasi sipil Kepangeranan Achaia.

Catatan

  1. ↑ J.B. Bury, in page 386, Appendix of volume 9, Notes by the Editor, in the (New York: Fred de Fau and Co., 1906) edition of Edward Gibbon, The History of the Decline and Fall of the Roman Empire (1776), ed. J.B. Bury with an Introduction by W.E.H. Lecky.

Referensi

Bacaan tambahan

Edisi Babad Morea

Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan