Minggu, 25 Oktober 2026
08:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Bab Kisan

Bab Kisan

Bagikan:
250px-Damascus-Bab_Kisan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bab Kisan

Bab Kisan (Arab: بَابُ كِيسَانَ, alih aksara: Bāb Kīsān, artinya "Gerbang Kisan") adalah salah satu dari tujuh gerbang kota kuno Damaskus, Suriah. Gerbang ini, yang sekarang terletak di bagian tenggara Kota Tua, dinamai untuk mengenang seorang budak yang menjadi terkenal selama penaklukan oleh Khilafah Muawiyah. Tembok ini dibangun pada zaman Romawi dan didedikasikan untuk Saturnus. Bab Kisan mungkin merupakan jalur pelarian Santo Paulus.[1]

Menurut Alkitab, Paulus menetap di Damaskus setelah mengaku ("Kisah Para Rasul 9:1-9")[2] telah menyaksikan penglihatan di mana Yesus berada di jalan menuju kota itu. Setelah tinggal selama tiga tahun di Damaskus, ia pergi untuk tinggal di Kerajaan Nabath (yang ia sebut "Arabia") untuk jangka waktu yang tidak diketahui, kemudian kembali ke Damaskus, yang pada saat itu berada di bawah kekuasaan Nabatea. Setelah tiga tahun lagi (Gal. 1:17;20),[3][4] ia terpaksa melarikan diri dari kota di bawah kegelapan malam (Kis. 9:23;25;[5][6] 2 Kor. 11:32[7] dst.) setelah reaksi keras dari orang-orang Yahudi yang menentang ajarannya. Ia diturunkan dari jendela di dinding, ke dalam keranjang, dan dengan bantuan murid-muridnya, ia melarikan diri di malam hari menuju Yerusalem. Paulus menceritakan dalam Alkitab bahwa melalui jendela itulah ia lolos dari kematian yang pasti (2 Kor. 11:32-33[8]). Konon, jendela itu adalah jendela yang ada di Kapel Santo Paulus.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan