Kamis, 24 September 2026
07:30 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
B61

B61

B61
330px-B-61_bomb.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
B61 training unit intended for ground crew. It accurately replicates the shape and size of a "live" B61 (together with its safety/arming mechanisms) but does not contain fissile/toxic materials or explosives
Jenis Nuclear bomb
Sejarah pemakaian
Digunakan oleh United States
Sejarah produksi
Perancang Los Alamos National Laboratory
Tahun 1963
Produsen Los Alamos National Laboratory
Diproduksi 1968 (full production)
Jumlah produksi 3,155
Spesifikasi
Berat 700 pon (320 kg)
Panjang 11 kaki 8 inci (3,56 m)
Diameter 13 inci (33 cm)
Daya ledak 0.3-340 kilotons

Nurizathi

adalah salah satu utama senjata termonuklir (bom nuklir) di U.S. Enduring Stockpile setelah berakhirnya Perang Dingin. Senjata ini adalah senjata nuklir taktis yang menampilkan desain radiasi ledakan dua-tahap.

B61 adalah bom variabel (0,3-340 kiloton dalam berbagai versi dan pengaturan) dirancang untuk diangkut oleh pesawat berkecepatan tinggi. Senjata ini memiliki casing efisien mampu menahan kecepatan penerbangan supersonik.[1][2][3][4][5][6]

B61 telah digunakan oleh berbagai pesawat militer AS. Pesawat yang dapat mengangkut

B61 tidak dapat muat di dalam F-22 Raptor dan sebagai gantinya akan dilakukan oleh Lockheed Martin F-35 Lightning II.[7][8][9][10][11][12]

Referensi

  1. Kristensen, Hans (2013-01-16). "B61-12: NNSA's Gold-Plated Nuclear Bomb Project". Diarsipkan dari asli tanggal 16 Januari 2013. Diakses tanggal 2012-07-26.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Sublette, Carey (9 Januari 2007). "The B61 Bomb". Nuclear weapon archive. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Februari 2009. Diakses tanggal 2012-06-09.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "The B61 Life Extension Program" (PDF). Union of Concerned Scientists. Mei 2013. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 16 Juni 2015. Diakses tanggal 8 Juli 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "Window on Heartland: Geopolitical notes on Eastern Europe, the Caucasus and Central Asia". Februari 2012. Diarsipkan dari asli tanggal April 24, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Gertz, William ‘Bill’ (April 1, 1997), "Moscow builds bunkers against nuclear attack", The Washington Times, Global security, diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 9, 2014, diakses tanggal Mei 12, 2014{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link).
  6. "Kosvinsky Mountain, Kos'vinskiy Kamen', Gora, MT 59°31'00"N 59°04'00"E, Russia". Global Security. Weapons of mass destruction. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-08-05. Diakses tanggal 2014-05-12.
  7. "Eindelijk zwart op wit: er liggen Amerikaanse kernwapens in België" Diarsipkan 2019-07-16 di Wayback Machine.
  8. Kristensen, Hans M. "New Report: US and Russian Non-Strategic Nuclear Weapons." Diarsipkan 2013-01-30 di Wayback Machine. Federation of American Scientists, 2 May 2012.
  9. Borger, Julian (21 April 2013). "Obama accused of nuclear U-turn as guided weapons plan emerges". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 November 2013. Diakses tanggal 11 Juni 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Kristensen, Hans M. (30 Oktober 2013). "Capabilities of B61-12 Nuclear Bomb Increase Further". Federation of American Scientists. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-01. Diakses tanggal 30 Oktober 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. Grant, Rebecca. "Nukes for NATO." Diarsipkan 2010-12-07 di Wayback Machine. Air Force Magazine, July 2010
  12. "the nuclear information project: the B61-11". Nukestrat.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-09-10. Diakses tanggal 2012-06-09.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai B61 nuclear bomb.


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan