Senin, 21 September 2026
07:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Avadāna

Untuk versi kanonis dalam Tripitaka Pali milik Buddhisme aliran Theravāda, lihat Apadāna.

Avadāna (Sanskerta; sinonim Pali: Apadāna)[1] adalah nama yang diberikan kepada jenis sastra Buddha terkait perbuatan bajik kehidupan lampau ke peristiwa kehidupan berikutnya.

Richard Salomon menyebutnya sebagai "cerita, biasanya dinarasikan oleh sang Buddha, yang mengilustrasikan hasil kerja karma dengan mewahyukan tindak seseorang tertentu di kehidupan lampau dan hasil tindakan tersebut pada kehidupannya yang sekarang."[2]

Catatan

  1. While avadāna (Sanskrit) and apadāna (Pali) are cognates, the former refers to a broad literature, including both canonical and non-canonical material from multiple Buddhist schools, while the latter refers explicitly to a late addition to Theravada Buddhism's Pāli Canon's Khuddaka Nikaya.
  2. Salomon, Richard (2018). The Buddhist Literature of Ancient Gandhara. Wisdom Publications. hlm. 229. ISBN 978-1-61429-168-8.

Sumber

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan