Minggu, 11 Oktober 2026
01:03 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Avadāna

Bagikan:
Untuk versi kanonis dalam Tripitaka Pali milik Buddhisme aliran Theravāda, lihat Apadāna.

Avadāna (Sanskerta; sinonim Pali: Apadāna)[1] adalah nama yang diberikan kepada jenis sastra Buddha terkait perbuatan bajik kehidupan lampau ke peristiwa kehidupan berikutnya.

Richard Salomon menyebutnya sebagai "cerita, biasanya dinarasikan oleh sang Buddha, yang mengilustrasikan hasil kerja karma dengan mewahyukan tindak seseorang tertentu di kehidupan lampau dan hasil tindakan tersebut pada kehidupannya yang sekarang."[2]

Catatan

  1. ↑ While avadāna (Sanskrit) and apadāna (Pali) are cognates, the former refers to a broad literature, including both canonical and non-canonical material from multiple Buddhist schools, while the latter refers explicitly to a late addition to Theravada Buddhism's Pāli Canon's Khuddaka Nikaya.
  2. ↑ Salomon, Richard (2018). The Buddhist Literature of Ancient Gandhara. Wisdom Publications. hlm. 229. ISBN 978-1-61429-168-8.

Sumber

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan