Jumat, 06 November 2026
00:51 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Autotisis

Autotisis

Bagikan:
250px-Camponotus_saundersi_casent0179025_profile_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Spesimen Camponotus saundersi

Autotisis (dari bahasa Yunani autos- αὐτός "diri" dan thysia θυσία "pengorbanan") adalah suatu proses ketika seekor hewan menghancurkan dirinya sendiri lewat proses peledakan organ internal yang memecah kulit. Istilah ini dicetuskan oleh Ulrich Maschwitz dan Eleonore Maschwitz pada tahun 1974 untuk mendeskripsikan mekansime pertahanan salah satu spesies semut yang bernama Camponotus saundersi.[1][2] Autotisis dipicu oleh kontraksi otot di sekitar kelenjar besar yang mengakibatkan pecahnya dinding kelenjar. Beberapa rayap (seperti rayap Globitermes sulphureus) mengeluarkan cairan lengket dengan memecahkan kelenjar di dekat kulit leher mereka, sehingga menghasilkan semacam getah sebagai pertahanan dari semut.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Maschwitz, Ulrich; Maschwitz, Eleonore (1974). "Platzende Arbeiterinnen: Eine neue Art der Feindabwehr bei sozialen Hautflüglern". Oecologia Berlin (dalam bahasa German). 14 (3): 289–294. doi:10.1007/BF01039798.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)[pranala nonaktif permanen]
  2. 1 2 Bordereau, Christian; Robert, Annie R.; Van Tuyen, V.; Peppuy, Alexis (1997). "Suicidal defensive behavior by frontal gland dehiscence in Globitermes sulphureus Haviland soldiers (Isoptera)". Insectes Sociaux. 44 (3): 289–297. doi:10.1007/s000400050049. ISSN 0020-1812. OCLC 5648298235.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan