Rabu, 14 Oktober 2026
20:11 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Aulizul Syuib

Aulizul Syuib

birokrat dan politikus Indonesia yang pernah menjabat Wakil Bupati Tanah Datar periode 2005–2010 mendampingi M

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebagian besar atau seluruhnya berasal dari satu sumber. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Tolong bantu untuk memperbaiki artikel ini dengan menambahkan rujukan ke sumber lain yang tepercaya.
Infobox orangAulizul Syuib
250px-Camat_Padang_Panjang_Barat_Aulizul_Syuib.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran23 Juli 1950 Suntingan nilai di Wikidata (76 tahun)
Tanjuang Bonai Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
Kelompok etnikOrang Minangkabau Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanInstitut Pemerintahan Dalam Negeri
Universitas Andalas Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanbirokrat,pegawai negeri sipil,politikus Suntingan nilai di Wikidata

Aulizul Syuib (lahir 23 Juli 1950) adalah birokrat dan politikus Indonesia yang pernah menjabat Wakil Bupati Tanah Datar periode 2005–2010 mendampingi M. Shadiq Pasadigoe.[1] Sebelum menjabat wakil bupati, ia menjabat Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang.[2][3]

Aulizul Syuib dilahirkan di Tanjuang Bonai, Lintau Buo Utara, Tanah Datar pada 23 Juli 1950 sebagai putra dari Nurdin Syuib dan Mariani. Aulizul mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat Tanjung Bonai (1963), SMP Negeri Lintau di Lubuk Jantan (1967), dan SMA Negeri Batusangkar (1970). Ia meraih gelar Sarjana Muda dari Akademi Pemerintahan Dalam Negeri Bukittinggi pada 1976 dan Sarjana Lengkap dari Institut Ilmu Pemerintahan Jakarta 1984. Ia meraih gelar Magister Sains S2 Pembangunan Wilayah dan Pedesaan dari Program Pascasarjana Universitas Andalas pada 2004.[1][4]

Aulizul pernah menjabat Camat Padang Panjang Barat sejak 30 Juli 1986 hingga 30 Desember 1989.[5]

Ketika Kabupaten Tanah Datar menggelar pemilihan kepala daerah secara langsung pertama pada 25 September 2005, M. Shadiq Pasadigoe mencoba bertarung dengan menggandeng Aulizul Syuib sebagai wakil bupati. Pasangan ini diusung oleh Partai Golongan Karya dan berhasil memenangkan kontestasi pemilihan.[2]

Aulizul menikah dengan Desniar Bachtiar dan dikaruniai lima orang anak bernama Siska Primananda, Mohd. Anton Setiawan, Widya Jayarini, Moh. Sandi Abdillah, dan Mohd. Adiel Chananta.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 "Kepala Daerah :: Website Kabupaten Tanah Datar ::". web.archive.org. 14 Jul 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-07-14. Diakses tanggal 16 Agu 2024.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  2. 1 2 "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-05-08. Diakses tanggal 2021-03-14.
  3. ↑ "Profil daerah kabupaten dan kota". Penerbit Buku Kompas. 16 Agu 2001. Diakses tanggal 16 Agu 2024 – via Google Books.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  4. ↑ "PDDikti". pddikti.kemdikbud.go.id. Diakses tanggal 16 Agu 2024.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  5. ↑ "Badan Pusat Statistik Kota Padang Panjang". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-07-09. Diakses tanggal 16 Agu 2024.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan