Kamis, 08 Oktober 2026
22:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Audiologi

Bagikan:

Audiologi adalah suatu cabang ilmu yang mempelajari segala hal tentang indra pendengaran, yaitu tentang cara mengukur kepekaan, sebab-sebab yang menimbulkan gangguan, dan cara mengatasi gangguan itu.[1] Audiologi berkonsentrasi pada diagnosa, penanganan, dan pencegahan penurunan fungsi pendengaran yang mengakibatkan pusing dan ketidakseimbangan tubuh bagi individu dari semua umur.[2]

Dalam dunia kedokteran Audiologi termasuk dalam bagian THT atau Telinga, Hidung dan Tenggorokan.[1] Gangguan pendengaran konon termasuk gejala yang masih banyak muncul dan diderita oleh rakyat Indonesia secara umum, yang masih bisa disebut sebagai penyakit rakyat.[1]

Gangguan pendengaran bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu sebab internal dan sebab eksternal.[1] Yang disebut sebab internal misalnya, gangguan pendengaran yang disebabkan oleh genetika, yang dalam bahasa populernya dikenal dengan sebab keturunan.[1] Gejala kelainan ini biasanya sudah ada sejak baru lahir atau sejak masa bayinya.[1] Bisa terjadi ayah dan ibu si bayi pendengarannya normal, tetapi secara genetika mereka punya bibit ketulian, sehingga bayinya menderita gangguan pendengaran berat.[1] Sedang sebab eksternal bisa diakibatkan oleh keadaan-keadaan yang berkaitan dengan kemajuan ilmu dan teknologi.[1] Misalnya orang yang bekerja di pabrik-pabrik atau pusat industri yang ribut dan bising.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Audiologi
  2. ↑ "persify.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-18. Diakses tanggal 2014-05-18.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan