Kamis, 05 November 2026
10:20 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Ati Raja

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2023)

Ati Raja merupakan lagu rakyat daerah dari Sulawesi Selatan,[1] dalam bentuk aslinya lagu ini berlaras pentatonik, dan pada zaman gramofon masih diputar dengan tangan, disebar-luaskan di luar Sulawesi oleh seorang musikus Tionghoa bernama Hoo Eng Djie, dengan iringan orkes musik Cina.[2][3]

Lirik lagu Ati Raja menggunakan bahasa daerah Makassar banyak memuat hiasan-hiasan vokal (fioritur) yang sulit dicapai apabila dinyanyikan dengan kebiasaan penyeteman kromatis pada tangga nada diatonik.[2] Lagu ini mengandung unsur vokal dan melodik yang banyak dijumpai dalam lagu-lagu suku bangsa Melayu. Di dalamnya tampak adanya timbre bernuansa Arab-India, sekaligus warna-warna tonalitas khas daratan Asia Tenggara yang dipengaruhi oleh sistem blow-fifth atau lingkaran kwint tsi che. Pola melodi tertentu kemudian menjadi ciri umum lagu-lagu yang berkembang dalam rumpun Melayu.[1]

Lagu Ati Raja diaransemen untuk orkes simfoni oleh Nicolai Parfolomeyeff,[4] yang merupakan cellis dan pengaransemen serta dosen di Sekolah Musik Indonesia di Yogyakarta saat itu bersama dengan Sumaryo L.E. yang menjabat sebagai direktur (1954). Orkes Simfoni Sekolah Musik Indonesia di Yogyakarta mengadakan tur konser pada 28 Juni–1 Juli 1954 dan membawakan Ati Raja bersama paduan suara besar yang dipimpin oleh Nicolai. Pertunjukan tersebut digelar di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, dan disaksikan oleh khalayak serta tokoh masyarakat setempat.[1][2]

Lagu ini memuat nilai religius yang berkaitan dengan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan. Isi lagu tersebut menegaskan keyakinan akan keesaan Tuhan sebagai satu-satunya tempat bergantung dan memohon. Selain itu, lagu ini menggambarkan pandangan bahwa pemenuhan harapan manusia berada dalam kehendak Tuhan, yang menentukan hasil terbaik bagi kehidupan manusia.[3]

Komponis musik klasik terkemuka Ananda Sukarlan menciptakan karya piano solo Rapsodia Nusantara no. 40 berdasarkan lagu Ati Raja. Istimewanya, Rapsodia nomor ini ditulis khusus untuk dimainkan dengan tangan kiri.[5]

Lirik

Bahasa Makassar Bahasa Indonesia

(Terjemahan Bebas)

Lontara Transliterasi
ᨔᨙᨑᨙᨍᨗ ᨅᨈᨑ ᨅᨕᨘᨒᨙ᨞

ᨕᨈᨗ ᨑᨍ᨞ ᨊᨀᨗᨍᨕᨗ ᨄᨂᨑᨚᨕᨗ ᨑᨗᨀᨚᨉᨚ᨞

ᨑᨍᨒᨙ᨞ ᨀᨙᨑᨙᨐᨆᨗᨍᨚ᨞

ᨕᨈᨗ ᨑᨍ᨞ ᨊᨗᨈᨑᨗᨆ ᨄᨄᨒᨊ ᨑᨗᨀᨚᨉᨚ᨞

ᨆᨊᨆᨚ ᨀᨗᨆᨗᨊᨔᨕᨗ ᨅᨕᨘᨒᨙ᨞

ᨕᨈᨗᨑᨍ᨞ ᨀᨗᨄᨊᨕᨗ ᨑᨗᨄᨒᨈ ᨑᨗᨀᨚᨉᨚ᨞

ᨑᨍᨒᨙ᨞ ᨈᨅᨒᨙ ᨈᨚᨍᨗ᨞

ᨕᨈᨗ ᨑᨍ᨞ ᨀ ᨅᨈᨑ ᨈᨀᨙᨒᨕᨗ ᨑᨗᨀᨚᨉᨚ᨞

ᨆᨊ ᨊᨗᨍᨒᨚ ᨔᨈᨙᨐ ᨅᨕᨘᨒᨙ᨞

ᨕᨈᨗ ᨑᨍ᨞ ᨈᨕᨙᨄᨚᨀᨗ ᨑᨗ ᨔᨘᨁᨘᨓ ᨑᨗᨀᨚᨉᨚ᨞

ᨈᨍᨒᨙ᨞ ᨈᨊᨗᨀᨎᨆᨙ᨞

ᨕᨈᨗ ᨑᨍ᨞ ᨀ ᨈᨕᨙᨊ ᨄᨂᨒᨙᨕᨗ ᨑᨗ ᨀᨚᨉᨚ᨞

Se’reji batara baule’

Ati Raja, nakijai pa’nganroi rikodong

Rajale’, elele kereaminjo

Ati Raja, nitarima pappala’na rikodong

Mannamo kiminasai baule’

Ati Raja, kipanaiʼ ripalatta rikodong

Rajale’, elele ta’balle tonji

Ati Raja, ka Batara tangkellai rikodong

Manna nijallo’ sarea baule’

Ati Raja, taempoki’ ri sunggua rikodong

Rajale’, elele tanikanyame

Ati Raja, ka taena pangngellai rikodong

Hanya ada satu tuhan

Ati Raja, hanya kepadamu kami meminta

Apapun itu yang sesungguhnya

Ati Raja, Pasti akan diterima segala permintaan

Walaupun hanya sebatas hasrat

Ati raja, buatlah sebuah permohonan

Meskipun tidak bersungguh-sunghuh

Ati raja, Semua pasti akan dikabulkan oleh tuhan semata

Walaupun hanya sebatas hasrat

Ati raja, buatlah sebuah permohonan

Meskipun tidak bersungguh-sunghuh

Ati raja, Semua pasti akan dikabulkan oleh tuhan semata

Referensi

  1. 1 2 3 Shadily, Hassan; Sitompul, Binsar; Burhan, Firdaus; Suharto, Suharto; Sumaryo, Sumaryo; Sudharsono, Sudharsono; Suwondo, Bambang; Yunus, Ahmad (1979-01-01). Ensiklopedi musik indonesia seri a-e. Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan. hlm. 29.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 3 Hassan Sadhily. Ensiklopedi Indonesia Volume 1. Jakarta: Ichtiar Baru-Van Hoeve.
  3. 1 2 SWARA, PUSPA; Pusindo, Tim Media (2016-09-01). KUMPULAN TERLENGKAP LAGU DAERAH. Puspa Swara. hlm. 17–18. ISBN 978-602-8922-78-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Himawan, Hoshea (2020-07-29). "Analisis Aransemen Lagu Ati Raja oleh Nicolai Varfolomeyeff". Institut Seni Indonesia Yogyakarta.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  5. ↑ Kompas, Tim Harian (2018-09-06). "Ananda Sukarlan Merangkum Lagu Daerah Dalam "Rapsodia Nusantara"". Kompas.id. Diakses tanggal 2026-01-22.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik lagu, musik, atau alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan