Selasa, 03 November 2026
23:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Atenolfo II dari Benevento

Bagikan:

Atenulf II (juga Atenolf, Atenolfo, Atinolfo, Adenolfo, Atenulfo, atau Adenulfo) (wafat tahun 940) merupakan adik laki-laki Pangeran Landulf I dari Benevento, yang mengasosiasikannya dengan pemerintah pada bulan Juni 910 atau 911 (karena ayah mereka sendiri, Atenulf I, telah mengasosiasikan Landulf satu dekade lebih awal).

Pada tahun 909, Landulf pergi ke Konstantinopel untuk menerima gelar-gelar anthypatos dan patrikios dan Atenulf tinggal namun menerima layaknya suatu penobatan. Atenulf ambil bagian di dalam Perang Garigliano pada tahun 915 dan kampanye melawan Bizantium pada tahun 921 di Apulia, sampai sejauh Ascoli. Ia terus berperang dengan Bizantium, bahkan memanggil para pedagang bangsa Hungaria di bawah kepala suku yang bernama Szovard (yang di Italikan sebagai Salardo). Pada tahun 929, dengan Landulf, Guaimar II dari Salerno, dan Theobald dari Spoleto, ia menyerang Apulia dan Calabria sekali lagi. Kali ini, semuanya tidak berhasil dan aliansi lama menjadi hancur.

Ia meninggal pada tahun 940. Ia meninggalkan seorang istri dan 2 orang putra: Landulf, yang merebut Salerno pada tahun 973, dan Atenulf, gastald dari Aquino.

Sumber

  • Caravale, Mario (ed). Dizionario Biografico degli Italiani: IV Arconati – Bacaredda. Rome, 1962.
Didahului oleh:
Landulf I
Pangeran Benevento dan Capua
911–940
Memimpin bersama dengan Landulf I
Diteruskan oleh:
Landulf I dan Landulf II
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan