Sabtu, 26 September 2026
19:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Asteroid Apollo

Asteroid Apollo

330px-Minor_Planets_-_Apollo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kelompok asteroid Apollo (warna hijau). Matahari ada di tengah, dikelilingi oleh Merkurius (Abu-Abu), Venus (Hitam), Bumi (biru), dan Mars (merah).

Asteroid Apollo adalah kelompok asteroid dekat Bumi yang dinamai dari 1862 Apollo, asteroid Apollo pertama yang ditemukan. Asteroid dalam kelompok ini merupakan asteroid pelintas Bumi yang memiliki sumbu semimayor orbital yang lebih besar daripada Bumi (> 1 SA), tetapi jarak perihelionnya lebih kecil dari jarak aphelion Bumi (q < 1.017 AU).[1] Beberapa asteroid Apollo dapat berada pada jarak yang sangat dekat dengan Bumi, sehingga dapat menjadi ancaman. Meteor Chelyabinsk 2013 yang meletus di kota Chelyabinsk di wilayah Ural selatan Rusia diduga merupakan asteroid dari kelompok Apollo.[2][3]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Weisstein, Eric. "Apollo Asteroid". Wolfram Research. Diakses tanggal 27 Februari 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Matt Cantor (26 Februari 2013). "Scientists figure out Russia meteor's origin Ron Jeffery". USA Today.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Russian meteor traced to Apollo asteroid family". New Scientist (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2015-06-29. Diakses tanggal 2026-09-18.
« 2xxx
4xxx »
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan