Sabtu, 10 Oktober 2026
02:52 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Asia Pacific Cable Network

Asia Pacific Cable Network

Bagikan:
330px-Apcn.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta lokasi kabel APCN.

APCN atau Asia Pacific Cable Network adalah kabel komunikasi bawah laut sepanjang 12.083 km yang menghubungkan Jepang, Korea, Taiwan, Hong Kong, Filipina, Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand.[1] APCN adalah kabel bawah laut keempat yang menggunakan teknologi optikal-amplifier dengan kapasitas bawaan 5 gigabit per detik.[1] Selain itu, APCN juga memiliki kabel tambahan (dinamai Jasuraus) yang menghubungkan Australia (Port Headland) dengan Indonesia (Jakarta) melalui Lombok Strait.[1] Kabel ini didanai oleh konsorsium perusahaan telekomunikasi di Asia Pasifik dengan modal investasi awal sebesar US$ 5 juta.[2] Lalu, pengerjaan kabel ini seluruhnya dipegang oleh NEC Corporation, AT&T SII, dan Alcatel Submarine Networks.[2]

Spesifikasi

Berikut ini adalah spesifikasi teknologi APCN:[2][3][4]

Spesifikasi Keterangan
Sistem Kabel Asia Pacific Cable Network, atau APCN
Panjang kabel 12,083 Km
Kapasitas bawaan 5 Gbps (2xSTM-16)

2 fiber pairs

1 fiber pair for the APCN Australian Extension (JASURAUS)

Waktu siap digunakan Januari 1997
Tipe investasi Konsorsium (nilai awal US$ 500 juta)
Pemilik
  • KDDI
  • Korea Telecom
  • Chunghwa Telecom
  • Cable & Wireless (Reach)
  • PLDT
  • SingTel
  • Telkom Indonesia
  • CAT Thailand
  • Telstra
Stasiun
  • Miyazaki, Jepang, KDDI
  • Pusan, Korea, Korea Telecom
  • Toucheng, Taiwan, Chunghwa Telecom
  • Lantau, Hong Kong, Reach
  • Batangas, Filipina, PLDT
  • Mersing, Malaysia, Telecom Malaysia
  • Changi, Singapura, SingTel
  • Petchaburi, Thailand, CATv
  • Ancol, Jakarta, Telkom Indonesia
  • Port Hedland, Australia, Telstra
Vendor
  • KDD-SCS
  • AT&T-SSI
  • Alcatel Submarine Networks

Rujukan

  1. 1 2 3 (Inggris) Submarine Networks. "APCN".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. 1 2 3 (Inggris) Submarine Networks. "APCN Cable System: Overview".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  3. ↑ APCN Specification
  4. ↑ APCN Landing Points
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan