|
Harris bersama tim nasional Amerika Serikat pada Mei 2019 | ||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi pribadi | ||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nama lengkap | Ashlyn Michelle Harris | |||||||||||||||||||||||||||
| Tanggal lahir | 19 Oktober 1985 (umur 40) | |||||||||||||||||||||||||||
| Tempat lahir | Satellite Beach, Florida, Amerika Serikat | |||||||||||||||||||||||||||
| Tinggi | 1,75 m | |||||||||||||||||||||||||||
| Posisi bermain | Penjaga gawang | |||||||||||||||||||||||||||
| Karier junior | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2001–2004 | Satellite High School | |||||||||||||||||||||||||||
| Karier senior* | ||||||||||||||||||||||||||||
| Tahun | Tim | Tampil | (Gol) | |||||||||||||||||||||||||
| 2009 | Pali Blues | 5 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2010 | Saint Louis Athletica | 0 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2010 | Washington Freedom | 9 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2011 | Western New York Flash | 18 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2012–2013 | FCR 2001 Duisburg | 8 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2013–2015 | Washington Spirit | 46 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2013 | → Tyresö FF (pinjaman) | 7 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2016–2021 | Orlando Pride | 82 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2022 | Gotham FC | 8 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| Total | 183 | (0) | ||||||||||||||||||||||||||
| Tim nasional | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2000–2004 | Amerika Serikat U-19 | 39 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
| 2005–2006 | Amerika Serikat U-21 | |||||||||||||||||||||||||||
| 2013–2022 | Amerika Serikat | 25 | (0) | |||||||||||||||||||||||||
Prestasi
| ||||||||||||||||||||||||||||
| * Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik | ||||||||||||||||||||||||||||
Ashlyn Michelle Harris (lahir 19 Oktober 1985) adalah mantan pemain sepak bola wanita profesional Amerika Serikat yang bermain sebagai penjaga gawang. Ia membela tim nasional sepak bola wanita Amerika Serikat dalam 25 pertandingan senior dan merupakan anggota skuad yang menjuarai Piala Dunia Wanita FIFA 2015 di Kanada serta Piala Dunia Wanita FIFA 2019 di Prancis.[1]
Sebelum menembus tim nasional senior, Harris menjadi salah satu penjaga gawang paling menonjol dalam sistem pembinaan Amerika Serikat. Pada usia 16 tahun ia menjadi pemain termuda dalam susunan inti Amerika Serikat pada Kejuaraan Dunia Wanita FIFA U-19 2002 dan memainkan seluruh menit pertandingan ketika negaranya memenangi edisi perdana turnamen tersebut. Dua tahun kemudian ia kembali menjadi penjaga gawang utama saat Amerika Serikat meraih tempat ketiga pada edisi 2004.[2]
Di tingkat perguruan tinggi, Harris memperkuat North Carolina Tar Heels dan menjadi bagian dari tim yang memenangi kejuaraan NCAA pada 2006, 2008, dan 2009. Karier profesionalnya kemudian membawanya bermain di Amerika Serikat, Jerman, dan Swedia, termasuk bersama Western New York Flash, Washington Spirit, Orlando Pride, dan Gotham FC.[3][4]
Harris memperoleh sejumlah penghargaan individual sepanjang karier klubnya. Ia terpilih sebagai WPS Goalkeeper of the Year pada 2011 setelah membantu Western New York Flash menjuarai Women's Professional Soccer, kemudian meraih NWSL Goalkeeper of the Year pada 2016 bersama Orlando Pride. Pada 2021 ia juga memecahkan rekor penyelamatan sepanjang masa musim reguler NWSL ketika mencatat penyelamatan ke-469.[5][6]
Harris mengakhiri karier bermainnya pada November 2022. Setelah pensiun, ia tetap berada di lingkungan sepak bola profesional dengan menerima posisi Global Creative Advisor di Gotham FC, sebuah peran yang berfokus pada pengembangan identitas kreatif, kolaborasi merek, dan pemasaran klub.[4]
Kehidupan awal
Harris lahir dari pasangan Tammye dan Mike Harris dan tumbuh bersama kakak laki-lakinya, Chris, di Florida. Pada masa kecilnya, ia banyak menghabiskan waktu mengikuti aktivitas kakaknya seperti bermain papan luncur dan berselancar, sementara sepak bola mulai menjadi bagian penting dalam kehidupannya sejak usia muda.[3]
Sebelum berusia 14 tahun, Harris banyak bermain sepak bola dalam tim putra. Ia memulai perjalanan klub mudanya bersama Palm Bay Rangers dan South Brevard United sebelum berpindah ke Seminole Ice, sebuah tim putri. Pada 2003 ia turut memenangi kejuaraan negara bagian bersama Indialantic Force U-17.[3]
Harris bersekolah di Satellite High School di Satellite Beach, Florida. Bersama tim sekolah, ia membantu Satellite meraih gelar juara negara bagian pada tahun kedua dan ketiganya. Penampilan tersebut membuatnya berkembang menjadi salah satu penjaga gawang sekolah menengah yang paling diperhitungkan di Amerika Serikat.[3]
Pada penghujung karier sekolah menengah, Harris menerima berbagai penghargaan nasional. Ia empat kali terpilih sebagai NSCAA All-American dan Parade All-American, dinobatkan sebagai NSCAA Player of the Year pada 2004, serta menerima Gatorade National Girls' Soccer Player of the Year pada tahun yang sama.[3]
Selama 65 pertandingan bersama Satellite High School, Harris membukukan 50 pertandingan tanpa kebobolan dan rata-rata hanya kemasukan sekitar 0,29 gol per pertandingan. Ia menyelesaikan pendidikan sekolah menengah pada Mei 2004 sebelum melanjutkan perjalanan akademik dan sepak bolanya ke University of North Carolina.[3]
Karier perguruan tinggi
North Carolina Tar Heels
Harris memilih University of North Carolina at Chapel Hill dan bergabung dengan program sepak bola wanita yang dilatih Anson Dorrance. Namun, komitmennya bersama tim nasional U-19 pada Kejuaraan Dunia 2004 membuatnya menunda awal kehidupan kampus dan baru berlatih bersama Tar Heels pada musim semi 2005.[3]
Periode awalnya di North Carolina diwarnai cedera berat. Saat melakukan pemanasan pada latihan musim semi 2005, ibu jari tangan kanannya mengalami patah setelah terkena bola sehingga memerlukan operasi dan pemasangan tiga pin. Tidak lama setelah pulih, ia mengalami robek ligamen krusiat anterior kanan pada latihan pertama setelah kembali ke lapangan, yang membuatnya melewatkan seluruh musim 2005.[3]
Setelah menjalani rehabilitasi, Harris kembali berlatih pada 2006. Namun ketika mengikuti kamp bersama tim nasional U-21 Amerika Serikat pada Juni tahun tersebut, ia kembali mengalami cedera ACL, kali ini pada lutut kiri. Meskipun prognosis awalnya membuat peluang tampil pada musim 2006 tampak kecil, Harris menjalani rehabilitasi dengan cepat dan kembali pada November untuk mengikuti turnamen NCAA.[3]
Pada musim 2006, Harris tampil dalam enam pertandingan turnamen NCAA sebagai pemain pengganti. Ia bermain pada babak kedua dalam beberapa pertandingan, termasuk semifinal menghadapi UCLA dan final melawan Notre Dame. North Carolina akhirnya mengalahkan Notre Dame 2–1 untuk merebut gelar nasional NCAA.[3]
Pada 2007, Harris membagi tugas penjaga gawang dengan Anna Rodenbough. Ia tampil dalam 19 pertandingan, sembilan di antaranya sebagai starter, dan bermain selama sekitar 1.220 menit. Harris hanya kebobolan sembilan gol, melakukan 29 penyelamatan, dan mencatat persentase penyelamatan 0,763.[3]
Di tengah musim tersebut, Harris mengalami robekan labrum pada pinggul kanan ketika melakukan tendangan gawang. Ia memilih tetap bermain dan menyesuaikan tekniknya dengan lebih banyak menggunakan kaki kiri. North Carolina akhirnya tersingkir oleh Notre Dame pada putaran ketiga turnamen NCAA 2007.[3]
Musim 2008 menjadi musim pertama Harris dapat bermain tanpa gangguan cedera besar sejak memasuki perguruan tinggi. Ia kembali berbagi waktu dengan Rodenbough dan tampil dalam 27 pertandingan dengan 13 kali menjadi starter. Dalam sekitar 1.233 menit, Harris kebobolan sembilan gol dan melakukan 28 penyelamatan dengan persentase 0,757.[3]
Harris membantu Tar Heels kembali mencapai pertandingan perebutan gelar NCAA pada 2008. Ia tampil pada babak kedua dalam kemenangan atas Illinois dan UCLA serta menjaga gawang dalam final melawan Notre Dame. North Carolina memenangi pertandingan final 2–1 dan Harris meraih gelar NCAA keduanya.[3]
Pada 2009, Harris untuk pertama kalinya menjadi penjaga gawang utama tanpa sistem rotasi. Ia menjadi starter dalam seluruh 25 penampilannya dan memainkan lebih dari 2.160 menit. Sepanjang musim itu ia hanya kebobolan sepuluh gol, membuat 45 penyelamatan, serta membukukan rata-rata kebobolan sekitar 0,42 per pertandingan.[3][7]
North Carolina kembali mencapai final NCAA pada 2009 dan menghadapi Stanford. Harris menjadi penjaga gawang utama sejak awal pertandingan ketika Tar Heels mengalahkan Stanford 1–0 dan mengamankan gelar nasional ketiganya sebagai pemain North Carolina.[8]
Secara keseluruhan, Harris tampil dalam 77 pertandingan perguruan tinggi, 47 di antaranya sebagai starter. Ia memainkan sekitar 4.863 menit, membukukan 109 penyelamatan, 15 pertandingan tanpa kebobolan, dan rekor tim 43 kemenangan, empat kekalahan, serta tiga hasil imbang ketika ia berada dalam catatan keputusan pertandingan.[3]
Selain prestasi olahraga, Harris beberapa kali memperoleh pengakuan akademik. Ia masuk ACC Academic Honor Roll dan ACC All-Academic Team, serta beberapa kali tercatat dalam Dean's List selama masa studinya di North Carolina.[3]
Statistik perguruan tinggi
| Tahun | Penampilan | Starter | Menit | Kebobolan | Rata-rata kebobolan | Penyelamatan | Persentase penyelamatan | Nirbobol |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 2006 | 6 | 0 | 247 | 3 | 1,09 | 7 | 0,700 | 0 |
| 2007 | 19 | 9 | 1.220 | 9 | 0,66 | 29 | 0,763 | 3 |
| 2008 | 27 | 13 | 1.233 | 9 | 0,66 | 28 | 0,757 | 0 |
| 2009 | 25 | 25 | 2.163 | 10 | 0,42 | 45 | 0,818 | 12 |
| Total | 77 | 47 | 4.863 | 31 | 0,57 | 109 | — | 15 |
Karier klub
Pali Blues
Ketika masih berstatus mahasiswa di North Carolina, Harris bergabung dengan Pali Blues pada April 2009 bersama rekan setim kampusnya, Whitney Engen. Klub tersebut bermain di USL W-League, yang saat itu memungkinkan pemain perguruan tinggi mendapatkan pengalaman kompetitif pada musim panas tanpa kehilangan kelayakan NCAA.[3]
Harris tampil lima kali untuk Pali Blues sebelum kembali ke North Carolina. Pali menjalani musim reguler tanpa kekalahan dan akhirnya menjuarai W-League setelah mengalahkan Washington Freedom 2–1 pada pertandingan final, sehingga Harris memperoleh pengalaman gelar klub sebelum memasuki sepak bola profesional penuh waktu.[3]
Saint Louis Athletica
Pada Januari 2010, Harris dipilih Saint Louis Athletica dengan pilihan ke-19 dalam WPS Draft. Di klub tersebut ia berlatih bersama penjaga gawang utama tim nasional Amerika Serikat, Hope Solo, sementara Paul Rogers—pelatih penjaga gawang tim nasional—juga menjadi bagian dari staf Athletica.[1]
Harris belum sempat membuat penampilan liga ketika masalah keuangan memaksa Saint Louis Athletica menghentikan operasinya pada Mei 2010. Semua pemain kemudian dilepas sebagai agen bebas sehingga Harris harus mencari klub baru pada pertengahan musim profesional pertamanya.[1]
Washington Freedom
Pada Juni 2010, Harris bergabung dengan Washington Freedom. Pada awalnya ia diproyeksikan sebagai pelapis Erin McLeod, tetapi cedera ACL yang dialami McLeod membuka kesempatan bagi Harris untuk mendapat menit bermain lebih banyak.[1]
Harris akhirnya mencatat sembilan penampilan liga pada musim tersebut. Washington mencapai babak playoff WPS dan menghadapi Philadelphia Independence; pertandingan berlangsung hingga perpanjangan waktu sebelum Freedom kalah 0–1 akibat gol Amy Rodriguez pada menit ke-120.[1]
Western New York Flash
Menjelang musim 2011, Harris bergabung dengan Western New York Flash yang baru naik ke Women's Professional Soccer. Ia langsung menjadi penjaga gawang utama dan tampil dalam 18 pertandingan musim reguler, hanya kemasukan 18 gol serta membantu Flash finis di puncak klasemen.[4]
Dalam final WPS 2011 melawan Philadelphia Independence, pertandingan berakhir 1–1 setelah waktu normal dan perpanjangan sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Harris menggagalkan tendangan Laura del Río dalam rangkaian tersebut dan Western New York Flash memastikan gelar juara liga.[4]
Penampilan Harris sepanjang musim membuatnya dianugerahi WPS Goalkeeper of the Year 2011. Penghargaan tersebut menjadi pencapaian individual besar pertamanya di tingkat profesional dan mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di kompetisi domestik Amerika Serikat.[2][4]
FCR 2001 Duisburg
Women's Professional Soccer menangguhkan musim 2012 dan kemudian berhenti beroperasi. Kondisi tersebut mendorong Harris mencari kesempatan di luar Amerika Serikat, dan pada pertengahan 2012 ia menandatangani kontrak dengan FCR 2001 Duisburg yang bermain di Frauen-Bundesliga, kasta teratas sepak bola wanita Jerman.[1]
Harris menjalani debut bersama Duisburg pada Oktober 2012 dan langsung mencatat pertandingan tanpa kebobolan. Sepanjang waktunya di Jerman ia tampil dalam delapan pertandingan di berbagai kompetisi dan memperoleh pengalaman pertamanya bermain dalam lingkungan klub profesional Eropa.[1]
Washington Spirit
Ketika National Women's Soccer League dibentuk untuk musim perdana 2013, Harris dialokasikan kepada Washington Spirit. Keputusan tersebut membuatnya meninggalkan Duisburg lebih awal dan kembali ke Amerika Serikat untuk menjadi bagian dari era baru sepak bola wanita profesional di negaranya.[1]
Harris menjadi starter pada pertandingan perdana Spirit melawan Boston Breakers pada April 2013. Ia tampil dalam 18 pertandingan musim reguler dan membukukan 84 penyelamatan dengan persentase penyelamatan sekitar 72 persen, meskipun Spirit menutup musim di posisi terakhir dan gagal mencapai playoff.[1]
Tyresö FF
Setelah musim NWSL 2013 berakhir, Harris menjalani masa pinjaman singkat bersama Tyresö FF di Swedia. Ia bergabung dengan sejumlah pemain Amerika Serikat lainnya, termasuk Ali Krieger dan Whitney Engen, sementara Christen Press dan Meghan Klingenberg telah lebih dahulu berada di klub tersebut.[1]
Harris mencatat tujuh penampilan di Damallsvenskan dan empat penampilan di Liga Champions Wanita UEFA. Pengalaman tersebut menjadi periode kedua Harris bermain di Eropa sebelum ia memilih kembali ke Washington Spirit menjelang musim NWSL 2014.[1]
Washington Spirit 2014–2015
Pada 2014, Harris kembali menjadi pemain utama Washington Spirit. Ia tampil dalam 19 pertandingan musim reguler dan memainkan sekitar 1.710 menit. Penampilannya membantu Spirit mencapai playoff untuk pertama kalinya setelah finis di posisi yang lebih kompetitif dibanding musim perdana.[1]
Musim tersebut sempat terganggu ketika Harris mengalami gegar otak dalam pertandingan melawan Chicago Red Stars pada Agustus. Setelah dinyatakan pulih, ia kembali bermain pada semifinal NWSL menghadapi Seattle Reign, tetapi Spirit kalah 1–2. Harris kemudian masuk nominasi NWSL Goalkeeper of the Year 2014.[1]
Pada 2015, jumlah penampilan Harris bersama Spirit berkurang akibat tugasnya bersama tim nasional pada Piala Dunia Wanita FIFA. Setelah kembali dari Kanada, ia kembali mengambil posisi utama dan mengakhiri musim reguler dengan sembilan penampilan, 12 gol kemasukan, serta persentase penyelamatan sekitar 78 persen.[1]
Washington finis di posisi keempat sehingga kembali lolos ke playoff. Spirit kemudian menghadapi Seattle Reign pada semifinal dan kalah 0–3, yang mengakhiri masa Harris bersama klub sebelum ia berpindah ke Orlando pada musim berikutnya.[1]
Orlando Pride
Orlando Pride resmi bergabung dengan NWSL sebagai tim ekspansi menjelang musim 2016. Dalam Expansion Draft November 2015, Pride memilih Harris sebagai salah satu pemain awal mereka, yang sekaligus membawa penjaga gawang asal Florida itu kembali bermain di negara bagian tempat ia dibesarkan.[9]
Harris menjalani debut bersama Pride pada April 2016 saat menghadapi Portland Thorns. Meskipun Orlando menjalani musim perdananya sebagai tim baru, Harris memberikan performa individu yang kuat dengan 62 penyelamatan dan rata-rata kebobolan 1,33 gol dalam 15 penampilan.[5]
Atas penampilan tersebut, Harris terpilih sebagai NWSL Goalkeeper of the Year 2016 dan masuk NWSL Best XI. Ia menjadi pemain Orlando Pride pertama serta pemain pertama dari sebuah tim ekspansi yang meraih salah satu penghargaan individual utama liga.[5]
Pada musim 2017, Harris tampil dalam 13 pertandingan liga tetapi harus absen sekitar dua bulan akibat cedera paha. Sebelum cedera, ia sempat membuat sepuluh penyelamatan dalam satu pertandingan melawan North Carolina Courage, yang menjadi rekor klub untuk satu laga pada saat itu.[9]
Orlando menjalani musim terbaiknya pada 2017 dengan finis ketiga di klasemen dan untuk pertama kalinya lolos ke playoff. Harris kembali setelah pemulihan dan ikut membantu tim mencapai semifinal, meskipun Pride kemudian dikalahkan Portland Thorns.[9]
Pada 2018, Harris menjadi starter dalam 21 pertandingan. Ia menghasilkan 70 penyelamatan—termasuk salah satu jumlah tertinggi di liga—serta mencatat empat pertandingan tanpa kebobolan. Orlando tidak mampu mengulang pencapaian musim sebelumnya dan mengakhiri kompetisi di posisi ketujuh.[9]
Pada musim 2019, Harris tampil dalam 13 pertandingan dan membuat 58 penyelamatan. Ia juga mencatat penampilan NWSL ke-100 pada Agustus dalam pertandingan melawan Houston Dash. Sebagian musimnya terlewat karena tugas internasional bersama Amerika Serikat pada Piala Dunia Wanita FIFA 2019.[9]
Pandemi COVID-19 menyebabkan musim NWSL 2020 mengalami perubahan besar. Harris hanya tampil dalam tiga pertandingan NWSL Fall Series, tetapi tetap mencatat 14 penyelamatan dan satu pertandingan tanpa kebobolan, serta dua kali meraih penghargaan Save of the Week.[9]
Dalam NWSL Challenge Cup 2021, Harris menggagalkan penalti dalam dua pertandingan berturut-turut melawan Gotham FC dan Washington Spirit. Saat Orlando mengalahkan Washington 1–0, ia membuat sembilan penyelamatan dan membantu Pride meraih kemenangan kompetitif pertamanya dalam rentang lebih dari satu setengah tahun.[6]
Pada 29 Agustus 2021, Harris mencatat sejarah liga ketika melakukan penyelamatan ke-469 sepanjang karier NWSL dalam kemenangan 1–0 atas Gotham FC. Angka tersebut melewati rekor Nicole Barnhart sebanyak 468 penyelamatan dan menjadikan Harris pemegang rekor penyelamatan musim reguler NWSL pada saat itu.[6]
Harris mengakhiri periode enam musim di Orlando dengan status salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah awal klub. Ia mencatat 89 penampilan di seluruh kompetisi, 16 pertandingan tanpa kebobolan, dan 321 penyelamatan selama membela Pride, selain mengumpulkan puluhan penghargaan NWSL Save of the Week.[10]
Gotham FC dan pensiun
Pada Desember 2021, Orlando Pride menukar Harris dan Ali Krieger ke NJ/NY Gotham FC. Sebagai bagian dari transaksi, Orlando menerima pilihan putaran pertama NWSL Draft 2022, pilihan putaran ketiga pada draft 2023, serta 50.000 dolar Amerika Serikat dalam dana alokasi.[11]
Harris menjadi salah satu pemain veteran dalam skuad Gotham 2022. Ia tampil dalam pertandingan NWSL Challenge Cup dan musim reguler, mencatat tiga nirbobol dalam 13 penampilan sebagai starter di seluruh kompetisi pada musim terakhir kariernya.[4]
Pada 14 November 2022, Harris mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada usia 37 tahun. Ia menutup karier yang mencakup seluruh sepuluh musim awal sejarah NWSL dan periode panjang bersama program tim nasional Amerika Serikat.[1]
Sehari setelah pengumuman pensiunnya, Gotham FC menunjuk Harris sebagai Global Creative Advisor. Peran baru tersebut membuatnya bekerja dengan tim pemasaran klub dalam proyek kreatif, kolaborasi dengan merek, serta pengembangan citra Gotham di luar lapangan.[4]
Karier internasional
Tim nasional usia muda
Harris memasuki sistem tim nasional Amerika Serikat sejak usia sangat muda. Ia mengikuti kamp identifikasi tim U-14 pada 1999 dan pada 2000 telah terlibat dengan kelompok U-16, U-17, dan U-19. Perkembangan cepat tersebut membuatnya menjadi salah satu penjaga gawang muda paling berpengalaman dalam program nasional.[3]
Pada 2001, Harris membuat 11 penampilan untuk tim U-19 dan menjadi starter dalam sembilan pertandingan. Ia mencatat empat pertandingan tanpa kebobolan dan terus menjadi pilihan utama menjelang siklus kualifikasi Kejuaraan Dunia U-19 pertama.[3]
Kejuaraan Dunia Wanita U-19 2002
Pada 2002, Harris menjadi penjaga gawang utama Amerika Serikat pada Kejuaraan Dunia Wanita FIFA U-19 di Kanada. Dalam usia 16 tahun, ia merupakan pemain termuda di antara para starter Amerika Serikat dan bermain sepanjang turnamen.[2]
Amerika Serikat berhasil mencapai pertandingan final menghadapi tuan rumah Kanada. Final berlangsung ketat hingga perpanjangan waktu sebelum Lindsay Tarpley mencetak gol emas yang memberi Amerika Serikat kemenangan 1–0 di hadapan hampir 48.000 penonton di Edmonton.[1]
Harris menjaga gawang tanpa kebobolan dalam laga penentuan tersebut dan menjadi bagian penting dari gelar dunia usia muda pertama dalam sejarah sepak bola wanita FIFA. Pencapaian itu memperkenalkannya sebagai prospek penjaga gawang utama Amerika Serikat bahkan sebelum menyelesaikan sekolah menengah.[2]
Siklus U-19 2004
Harris tetap menjadi inti tim U-19 pada siklus berikutnya. Saat memasuki turnamen kualifikasi CONCACAF 2004, ia merupakan pemain paling berpengalaman di skuad dan termasuk empat anggota tim yang juga pernah menjuarai kejuaraan dunia 2002.[3]
Amerika Serikat lolos ke Kejuaraan Dunia Wanita U-19 2004 di Thailand. Harris dipercaya sebagai kapten dan memainkan setiap menit dalam enam pertandingan turnamen tersebut.[3]
Pada fase grup, Amerika Serikat meraih kemenangan atas Korea Selatan, Rusia, dan Spanyol. Harris kemudian mencatat nirbobol saat mengalahkan Australia 2–0 pada perempat final, tetapi Amerika Serikat dihentikan Jerman 0–3 pada semifinal.[3]
Dalam pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Brasil, Harris melakukan delapan penyelamatan dan mencatat nirbobol ketika Amerika Serikat menang 3–0. Ia kemudian dipilih ke dalam tim All-Star turnamen oleh Technical Study Group FIFA.[3]
Harris menutup perjalanan U-19 dengan 39 penampilan, jumlah yang pada saat itu menjadi rekor pemain Amerika Serikat dalam kelompok umur tersebut. Pengalaman dua kejuaraan dunia usia muda itu menjadi fondasi bagi perjalanan panjangnya menuju tim nasional senior.[2]
Tim U-21
Harris mulai terlibat dengan tim U-21 Amerika Serikat pada 2005. Namun dua cedera ACL berturut-turut pada 2005 dan 2006 menghambat kontinuitasnya bersama tim usia muda dan memaksanya menghabiskan waktu panjang dalam proses rehabilitasi.[3]
Ia sempat kembali mengikuti kamp U-21 pada Juni 2006 sebelum mengalami robek ACL kiri. Cedera tersebut menjadi salah satu tantangan terbesar dalam karier awalnya, tetapi Harris tetap mampu kembali pada akhir tahun dan meneruskan perjalanan menuju level senior.[3]
Awal bersama tim nasional senior
Harris mendapat panggilan ke kamp tim nasional senior Amerika Serikat pada September 2009. Panggilan tersebut merupakan keterlibatan pertamanya dengan tim senior setelah beberapa tahun karier internasionalnya terganggu cedera lutut.[1]
Pada 2010 dan 2011, Harris beberapa kali dipanggil ke kamp latihan serta berbagai turnamen sebagai salah satu penjaga gawang dalam kelompok pemain tim nasional. Ia mengikuti persiapan untuk laga melawan Tiongkok, Four Nations Tournament, dan Algarve Cup, tetapi masih harus menunggu untuk memperoleh penampilan senior pertamanya.[1]
Pada 2012, Harris kembali masuk kelompok tim nasional dan mengikuti persiapan Algarve Cup serta perjalanan ke Jepang. Namun cedera labrum pada bahu kiri membuatnya memilih menjalani operasi pada pertengahan tahun, yang mengakhiri aktivitas kompetitifnya untuk sisa 2012.[1]
Debut senior pada 2013
Setelah pulih dari operasi bahu, Harris kembali dipanggil pada awal 2013 dan masuk skuad Algarve Cup. Cedera pergelangan tangan yang dialami Hope Solo membuka kesempatan baginya untuk akhirnya melakukan debut bersama tim nasional senior.[1]
Pada 11 Maret 2013, Harris memainkan pertandingan internasional senior pertamanya ketika Amerika Serikat menghadapi Swedia. Ia bermain penuh selama 90 menit dan hanya kebobolan sekali dalam hasil imbang 1–1.[1]
Penampilan keduanya datang pada April menghadapi Belanda. Amerika Serikat menang 3–1 dan Harris kembali mendapat kesempatan membangun pengalamannya sebagai penjaga gawang senior.[1]
Pada akhir 2013, Harris harus menjalani operasi artroskopi untuk memperbaiki meniskus lateral lutut kiri yang robek. Cedera tersebut telah mengganggunya selama beberapa bulan, tetapi ia dapat kembali bersaing dalam kelompok penjaga gawang nasional pada tahun berikutnya.[1]
2014 dan kualifikasi Piala Dunia
Sepanjang 2014, Harris terus bersaing untuk tempat di tim nasional dan memperoleh beberapa penampilan. Ia juga menjadi bagian dari skuad Amerika Serikat pada CONCACAF Women's Championship 2014, turnamen yang berfungsi sebagai kualifikasi regional menuju Piala Dunia 2015.[1]
Amerika Serikat memenangi turnamen tersebut dan memastikan tempat di Kanada. Bagi Harris, keberhasilan itu menjadi langkah menuju pemilihan pertamanya untuk Piala Dunia senior setelah lebih dari satu dekade sebelumnya menjuarai turnamen dunia usia muda.[1]
Piala Dunia Wanita FIFA 2015
Pada April 2015, Harris resmi terpilih dalam skuad 23 pemain Amerika Serikat untuk Piala Dunia Wanita FIFA 2015. Ia termasuk delapan pemain dalam skuad yang untuk pertama kalinya masuk daftar Piala Dunia senior.[1]
Harris berperan sebagai salah satu penjaga gawang pelapis Hope Solo selama turnamen. Amerika Serikat menembus final dan mengalahkan Jepang 5–2 pada 5 Juli, sehingga Harris memperoleh gelar Piala Dunia senior pertamanya.[1]
Setelah gelar tersebut, Harris mengikuti rangkaian Victory Tour bersama tim nasional di berbagai kota Amerika Serikat. Ia menjadi starter dalam kemenangan 8–0 atas Kosta Rika dan juga mendapat menit bermain dalam pertandingan menghadapi Haiti.[1]
Keberhasilan Piala Dunia 2015 juga membawa pengakuan di luar lapangan. Tim Amerika Serikat menjadi tim olahraga wanita pertama yang menerima parade ticker-tape di New York City, dan para pemain kemudian mendapat penghormatan di Gedung Putih.[1]
Siklus Olimpiade 2016
Pada awal 2016, Harris masuk skuad Amerika Serikat untuk CONCACAF Women's Olympic Qualifying Championship. Amerika Serikat mengalahkan Trinidad dan Tobago pada semifinal untuk mengamankan tiket Olimpiade Rio, lalu menundukkan Kanada di final dan menjuarai turnamen.[1]
Harris kemudian juga menjadi bagian dari skuad pada SheBelieves Cup 2016. Ketika daftar Olimpiade diumumkan, ia dipilih sebagai pemain alternatif, bukan bagian dari 18 pemain utama yang dibawa ke Rio.[1]
Setelah Olimpiade, persaingan posisi penjaga gawang tim nasional mengalami perubahan. Harris dan Alyssa Naeher mendapat kesempatan lebih besar setelah Hope Solo tidak lagi menjadi pilihan tim, dan keduanya membagi sebagian pertandingan Amerika Serikat pada sisa 2016.[2]
Pada tahun yang sama Harris memperoleh penghargaan CONCACAF Goalkeeper of the Year dan masuk CONCACAF Best XI, melengkapi pencapaiannya sebagai NWSL Goalkeeper of the Year di level klub.[4]
2017–2018
Harris tetap berada dalam kelompok tim nasional sepanjang 2017 dan 2018, meskipun Naeher semakin mapan sebagai penjaga gawang utama. Ia tetap menyediakan pengalaman senior dan tampil ketika staf pelatih melakukan rotasi.[2]
Harris menjadi bagian dari Amerika Serikat ketika tim menjuarai SheBelieves Cup 2018 dan Tournament of Nations 2018. Ia juga masuk dalam skuad yang memenangi CONCACAF Women's Championship 2018 dan mengamankan tiket menuju Piala Dunia tahun berikutnya.[1]
Piala Dunia Wanita FIFA 2019
Pada 1 Mei 2019, Harris terpilih dalam skuad 23 pemain Amerika Serikat untuk Piala Dunia Wanita FIFA 2019 di Prancis. Turnamen tersebut menjadi Piala Dunia senior keduanya setelah kemenangan di Kanada empat tahun sebelumnya.[1]
Amerika Serikat kembali mencapai final setelah melewati fase gugur tanpa kekalahan. Dalam pertandingan final di Lyon, tim mengalahkan Belanda 2–0 untuk mempertahankan gelar dunia sehingga Harris menjadi juara Piala Dunia senior untuk kedua kalinya.[1]
Meskipun perannya pada dua gelar dunia lebih banyak sebagai penjaga gawang cadangan, U.S. Soccer menilai pengalaman dan kehadiran veteran Harris menjadi bagian penting dalam kedalaman tim selama dua siklus Piala Dunia tersebut.[2]
2020 dan akhir karier internasional
Pada 2020, Harris masuk dalam skuad Amerika Serikat untuk CONCACAF Women's Olympic Qualifying Championship. Amerika Serikat menjuarai turnamen setelah mengalahkan Kanada 3–0 pada final dan memastikan tiket menuju Olimpiade Tokyo.[1]
Ia juga menjadi bagian dari skuad SheBelieves Cup 2020. Pada periode akhir karier internasionalnya, Harris tetap menjadi salah satu penjaga gawang senior dalam program nasional meskipun jumlah penampilannya semakin terbatas.[1]
Harris secara keseluruhan membukukan 25 penampilan senior untuk Amerika Serikat. Ketika mengumumkan pensiun pada 2022, U.S. Soccer mencatat bahwa ia telah menjadi bagian dari program tim nasional selama sekitar dua dekade, mulai dari kelompok usia muda hingga dua kali menjadi anggota skuad juara dunia senior.[1]
Gaya bermain
Sebagai penjaga gawang, Harris dikenal karena refleks, agresivitas ketika keluar dari garis gawang, dan kemampuan melakukan penyelamatan pada situasi satu lawan satu. Catatan penyelamatannya di NWSL menunjukkan konsistensinya dalam menghadapi volume tembakan yang tinggi, terutama selama enam musim bersama Orlando Pride.[6][9]
Harris juga dikenal sebagai pemimpin yang vokal dari area pertahanan. Selama membela Orlando, ia beberapa kali dipercaya mengenakan ban kapten dan dipandang sebagai salah satu pemain yang menetapkan standar kompetitif bagi rekan-rekannya.[9][12]
Ketangguhannya menghadapi cedera menjadi salah satu ciri perjalanan karier Harris. Dua cedera ACL pada awal masa perguruan tinggi, cedera pinggul, bahu, lutut, gegar otak, serta cedera paha tidak menghentikannya membangun karier profesional yang bertahan lebih dari satu dekade.[3][1]
Kegiatan di luar lapangan
Selain sepak bola, Harris memiliki ketertarikan kuat pada mode dan industri kreatif. U.S. Soccer pernah menyoroti minatnya terhadap gaya berpakaian dan desain sebagai salah satu bagian menonjol dari identitasnya di luar lapangan.[2]
Setelah memasuki sepak bola profesional, Harris bekerja dengan berbagai merek dalam kapasitas duta dan kolaborator kreatif. Gotham FC menyebut ia pernah bekerja dengan perusahaan seperti Adidas, Tag Heuer, Bumble and Bumble, Thom Browne, Ally Bank, Hertz, dan Procter & Gamble, selain memiliki pengalaman sebagai model profesional.[4]
Ketertarikan tersebut kemudian menjadi bagian dari karier pasca-pensiunnya. Sebagai Global Creative Advisor Gotham FC, Harris diberi tugas membantu arah artistik klub dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak kreatif serta merek, sambil tetap mempertahankan hubungan dengan sepak bola wanita profesional.[4]
Harris juga dikenal aktif dalam isu kesetaraan olahraga wanita. Florida Sports Hall of Fame mencatat keterlibatannya sebagai anggota dewan Women's Sports Foundation dan advokasinya terkait Title IX serta kesenjangan gender dalam olahraga.[13]
Ia juga berbicara secara terbuka mengenai kesehatan mental dan pengalaman pribadinya ketika masih muda. Sikap terbuka tersebut menjadi bagian dari keterlibatannya dalam kampanye sosial dan organisasi yang berhubungan dengan kesehatan mental serta dukungan bagi generasi muda.[13]
Dalam budaya populer
Harris termasuk pemain tim nasional wanita Amerika Serikat yang ditampilkan dalam seri permainan video FIFA buatan EA Sports ketika pemain sepak bola wanita untuk pertama kalinya dimasukkan ke dalam FIFA 16. Kehadiran tim nasional wanita di seri tersebut memperluas representasi pemain perempuan dalam salah satu waralaba permainan olahraga terbesar di dunia.[14]
Gelar Piala Dunia 2015 juga membuat Harris dan rekan-rekan timnya mendapat sorotan budaya yang lebih luas di Amerika Serikat. Tim tersebut menerima parade ticker-tape di New York serta penghormatan dari pemerintah federal setelah keberhasilan mereka di Kanada.[1]
Statistik karier
Klub
| Klub | Musim | Liga | Penampilan liga | Gol |
|---|---|---|---|---|
| Pali Blues | 2009 | W-League | 5 | 0 |
| Saint Louis Athletica | 2010 | Women's Professional Soccer | 0 | 0 |
| Washington Freedom | 2010 | Women's Professional Soccer | 9 | 0 |
| Western New York Flash | 2011 | Women's Professional Soccer | 18 | 0 |
| FCR 2001 Duisburg | 2012–13 | Frauen-Bundesliga | 8 | 0 |
| Washington Spirit | 2013 | NWSL | 18 | 0 |
| 2014 | 19 | 0 | ||
| 2015 | 9 | 0 | ||
| Tyresö FF | 2013 | Damallsvenskan | 7 | 0 |
| Orlando Pride | 2016 | NWSL | 15 | 0 |
| 2017 | 14 | 0 | ||
| 2018 | 21 | 0 | ||
| 2019 | 13 | 0 | ||
| 2020 | 3 | 0 | ||
| 2021 | 19 | 0 | ||
| Gotham FC | 2022 | NWSL | 8 | 0 |
| Total liga profesional utama | 183 | 0 | ||
Statistik liga menunjukkan Harris menghabiskan bagian terbesar karier profesionalnya di NWSL, khususnya bersama Washington Spirit dan Orlando Pride. Jumlah penampilan tersebut belum memasukkan seluruh pertandingan piala domestik dan kompetisi Eropa yang ia mainkan bersama klub seperti Tyresö FF.[1][9]
Tim nasional senior
| Tahun | Penampilan | Gol |
|---|---|---|
| 2013 | 4 | 0 |
| 2014 | 4 | 0 |
| 2015 | 4 | 0 |
| 2016 | 4 | 0 |
| 2017 | 2 | 0 |
| 2018 | 2 | 0 |
| 2019 | 3 | 0 |
| 2020 | 2 | 0 |
| Total | 25 | 0 |
Harris menutup karier internasionalnya dengan 25 penampilan bersama tim senior Amerika Serikat. Ia juga memiliki karier usia muda yang jauh lebih panjang, termasuk 39 penampilan pada level U-19 dan dua kejuaraan dunia usia muda.[1][2]
Prestasi
North Carolina Tar Heels
- NCAA Division I Women's Soccer Championship: 2006, 2008, 2009[3]
Pali Blues
- USL W-League Championship: 2009[3]
Western New York Flash
- Women's Professional Soccer Championship: 2011[4]
- Women's Professional Soccer regular-season title: 2011[4]
Amerika Serikat U-19
- Kejuaraan Dunia Wanita FIFA U-19: 2002[2]
- Tempat ketiga Kejuaraan Dunia Wanita FIFA U-19: 2004[2]
- CONCACAF Women's U-19 Qualifying Tournament: 2002
Amerika Serikat
- Piala Dunia Wanita FIFA: 2015, 2019[1]
- CONCACAF Women's Championship: 2014, 2018[1]
- CONCACAF Women's Olympic Qualifying Championship: 2016, 2020[1]
- Algarve Cup: 2011, 2013, 2015[2]
- SheBelieves Cup: 2016, 2018, 2020[1]
- Tournament of Nations: 2018[1]
Individu
- NSCAA Player of the Year: 2004[3]
- Parade Magazine Player of the Year: 2004[3]
- Gatorade National Girls' Soccer Player of the Year: 2004[3]
- FIFA U-19 Women's World Championship All-Star Team: 2004[3]
- WPS Goalkeeper of the Year: 2011[2]
- NWSL Goalkeeper of the Year: 2016[5]
- NWSL Best XI: 2016[5]
- CONCACAF Goalkeeper of the Year: 2016[4]
- CONCACAF Best XI: 2016[4]
- Florida Sports Hall of Fame: angkatan 2024[13]
Catatan penting karier
Harris termasuk sedikit penjaga gawang Amerika Serikat yang memperoleh gelar dunia pada level usia muda dan senior. Ia menjadi penjaga gawang utama pada gelar U-19 2002 dan kemudian menjadi anggota skuad pemenang Piala Dunia senior pada 2015 serta 2019.[2][1]
Rentang waktu antara gelar dunia U-19 pertama pada 2002 dan gelar Piala Dunia senior keduanya pada 2019 mencapai 17 tahun. Perjalanan tersebut mencakup beberapa cedera besar, tiga gelar NCAA, kompetisi profesional di tiga negara, dan dua penghargaan penjaga gawang terbaik liga domestik Amerika Serikat.[3][4]
Ketika pensiun pada 2022, Harris telah berpartisipasi dalam seluruh sepuluh musim pertama NWSL. Ia membela Washington Spirit, Orlando Pride, dan Gotham FC dalam liga tersebut serta menjadi salah satu figur senior yang membantu menghubungkan era Women's Professional Soccer dengan perkembangan NWSL.[4]
Lihat pula
- Tim nasional sepak bola wanita Amerika Serikat
- Piala Dunia Wanita FIFA 2015
- Piala Dunia Wanita FIFA 2019
- National Women's Soccer League
- Sepak bola wanita
- Daftar pemain sepak bola wanita Amerika Serikat
Referensi
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 "Long-Time U.S. Women's National Team Goalkeeper Ashlyn Harris Announces Retirement". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 14 November 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 "Ashlyn Harris". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 "Ashlyn Harris". University of North Carolina Athletics (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 "Iconic Goalkeeper Ashlyn Harris Named Global Creative Advisor for Gotham FC". Gotham FC (dalam bahasa Inggris). 15 November 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 "Orlando Pride's Ashlyn Harris voted Goalkeeper of the Year". National Women's Soccer League (dalam bahasa Inggris). 4 Oktober 2016.
- 1 2 3 4 "Recap: Harris Breaks All-Time Save Record as Pride Shutout Gotham in Win". Orlando City (dalam bahasa Inggris). 29 Agustus 2021.
- ↑ "NSCAA All-Regional Teams Announced". University of North Carolina Athletics (dalam bahasa Inggris). 14 Desember 2009.
- ↑ "Stanford - Stats". University of North Carolina Athletics (dalam bahasa Inggris). 6 Desember 2009.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Ashlyn Harris". Orlando City (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "Harris & Krieger: The Embodiment of Orlando". Orlando City (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "NJ/NY Gotham FC Trades for Two U.S. Women's National Team Icons". Gotham FC (dalam bahasa Inggris). 6 Desember 2021.
- ↑ "Harris & Krieger: The Embodiment of Orlando". Orlando City (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 "Ashlyn Harris". Florida Sports Hall of Fame (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "FIFA 16 – Women's National Teams". EA Sports (dalam bahasa Inggris).
Pranala luar
- Ashlyn Harris di U.S. Soccer
- Ashlyn Harris di North Carolina Tar Heels
- Ashlyn Harris di Orlando Pride
- Ashlyn Harris di Florida Sports Hall of Fame
Media terkait Ashlyn Harris di Wikimedia Commons