Jumat, 30 Oktober 2026
00:16 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Asender (tipografi)

Asender (tipografi)

bagian dari huruf kecil dalam alfabet Latin yang memanjang di atas garis rerata fon atau tulisan

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang asender sebagai bagian dari tipografi. Untuk asender sebagai alat pendakian, lihat asender.
250px-Typographic_ascenders.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh asender.

Dalam tipografi dan tulisan tangan, asender merupakan bagian dari huruf kecil dalam alfabet Latin yang memanjang di atas garis rerata fon, yaitu goresan vertikal yang melampaui tinggi x suatu fon.

Asender dan desender berfungsi untuk meningkatkan kemampuan pembaca dalam mengenali kata-kata. Karena alasan tersebut, penting untuk menghindari penggunaan huruf kapital seluruhnya (atau Huruf kapital semua) pada situasi yang memerlukan keterbacaan tinggi, seperti pada rambu lalu lintas.[1]

Studi yang dilakukan pada masa awal pembangunan jaringan jalan raya di Inggris menyimpulkan bahwa kata-kata dengan huruf campuran jauh lebih mudah dibaca dibandingkan dengan huruf kapital seluruhnya. Mereka pun merancang fon khusus untuk rambu lalu lintas yang di kemudian hari menjadi standar di seluruh Inggris. Lihat Rambu lalu lintas di Britania Raya.

250px-Bembo_large.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fon Bembo. Huruf dengan asender seperti "f" menjulang jauh di atas garis kap.

Dalam banyak fon yang dirancang untuk badan teks, seperti Bembo dan Garamond, asender menjulang lebih tinggi dari tinggi kap huruf kapitalnya.[2][3][4][5]

A diagram showing the line terms used in typography
Asender adalah bagian dari karakter huruf kecil yang memanjang di atas garis rerata.
Untuk konteks yang lebih luas, lihat Anatomi rupa huruf.

Referensi

  1. ↑ Sampson, Geoffrey (1985). Writing Systems: A linguistic introduction. Stanford, California: Stanford University Press. hlm. 94–95. ISBN 0-8047-1254-9.
  2. ↑ Slimbach, Robert. "Using Acumin". Acumin microsite. Adobe Systems. Diakses tanggal 6 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Warde, Beatrice (1926). "The 'Garamond' Types". The Fleuron: 131–179.
  4. ↑ Amert, Kay (April 2008). "Stanley Morison's Aldine Hypothesis Revisited". Design Issues. 24 (2): 53–71. doi:10.1162/desi.2008.24.2.53. JSTOR 25224167. S2CID 57566512.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Morison, Stanley (1943). "Early Humanistic Script and the First Roman Type". The Library. s4-XXIV (1–2): 1–29. doi:10.1093/library/s4-XXIV.1-2.1.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan