Sabtu, 24 Oktober 2026
07:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Asem-asem daging

hidangan khas daerah

Bagikan:
Asem-asem daging
Nama lainAsem-asem Demak
Tempat asalIndonesia
DaerahDemak, Jawa Tengah

Asem-asem daging atau Asem-asem Demak (bahasa Jawa:ꦲꦱꦼꦩ꧀ꦲꦱꦼꦩ꧀ꦢꦒꦶꦁ, translit. asěm-asěm dagíng) merupakan masakan khas dari Demak, Jawa Tengah. Meskipun berasal dari Demak tetapi asem-asem daging juga terdapat di daerah lain di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Bahan

Asem-asem Demak terbuat[1] dari beberapa bahan yaitu daging sapi, kacang panjang/ buncis, tomat hijau, bilimbing wuluh. Sedangkan bumbunya terbuat dari bawang merah, bawang putih, daun salam, laos, cabe merah besar, Kecap manis, garam dan merica.

Cara memasak

Rebus potongan daging dengan 600-700 ml air hingga kaldu keluar, bersihkan busa yang keluar dari rebusan daging saat awal-awal merebus, supaya bersih. Masukkan bumbu-bumbu, belimbing wuluh dan tomat hijau, kecilkan api. Beri kecap manis, garam dan merica, cicipi hingga pas selera anda. Masak dengan api kecil supaya bumbu meresap ke daging, masukkan kacang panjang / buncis. Setelah daging meresap dan kuah asam manis nya pas, matikan api. Makan saat masih hangat.

Pranala luar

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik masakan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan