Minggu, 25 Oktober 2026
20:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Arteri renalis

Arteri renalis

Bagikan:
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Arteri renalis
330px-Gray1121.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arteri renalis kiri dan kanan yang merupakan cabang dari aorta (berwarna merah)
330px-Kidney_PioM.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 1. Piramid ginjal
  • 2. Arteri interlobular
  • 3. Arteri renalis
  • 4. Vena renalis
  • 5. Hilum ginjal
  • 6. Pelvis renalis
  • 7. Ureter
  • 8. Kaliks minor
  • 9. Kapsul renalis
  • 10. Kapsul renalis inferior
  • 11. Kapsul renalis superior
  • 12. Vena interlobaris
  • 13. Nefron
  • 14. Sinus renalis
  • 15. Kaliks mayor
  • 16. Papila renalis
  • 17. Kolum renalis
Rincian
SumberAorta abdominalis
CabangArteri suprarenal inferior, arteri segmental 
VenaVena renalis 
SuplaiGinjal
Pengidentifikasi
Bahasa LatinArteria renalis
MeSHD012077
TA98A12.2.12.075
TA24269
FMA14751
Daftar istilah anatomi

Arteri renalis merupakan satu-satunya pembuluh darah yang menyuplai darah untuk ginjal. Arteri ini berasal dari bagian lateral aorta abdominal setinggi diskus intervertebra tulang belakang lumbal satu dan dua serta berada di inferior (bawah) arteri mesenterika superior.[1][2]

Panjang arteri ini sekitar 4–6 cm dan diameternya 5–6 mm. Arteri renalis membentang di posterior (belakang) vena renalis dan memasuki hilum ginjal yang berada di bagian anterior (depan) pelvis renalis. Arteri renalis juga menyuplai daerah kelenjar adrenal dan ureter bagian ipsilateral.[3][4]

Struktur

Arteri renalis berasal dari aorta dan menyuplai daerah ginjal. Pangkal arteri renalis kanan di bagian anterior berhubungan dengan vena kava inferior dan ujung arteri renalis berhubungan dengan vena renalis kanan. Di bagian posterior, arteri renalis kanan berhubungan dengan pelvis renalis kanan dan bagian distal ureter yang termasuk di dalamnya adalah diafragma kanan, otot psoas mayor kanan, bagian trunkus simpatikus kanan, silii sisterna, dan bagian proksimal tulang belakang lumbal dua.[1]

Arteri renalis kiri memisahkan arteri renalis kanan dari badan dan ekor pankreas serta pembuluh darah splenikus. Di bagian posterior, pangkal arteri renalis kiri berhubungan dengan bagian kiri diafragma, otot psoas mayor kiri, bagian trunkus simpatikus kiri, dan bagian pangkal tulang belakang lumbal dua. Bagian distal arteri ini berhubungan dengan pelvis renalis kiri dan bagian posterior ureter.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Leslie, Stephen W.; Sajjad, Hussain (2022). Anatomy, Abdomen and Pelvis, Renal Artery. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. PMID 29083626.
  2. ↑ Bashir, Omar. "Renal artery | Radiology Reference Article | Radiopaedia.org". Radiopaedia (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-03-16.
  3. ↑ "Renal Artery: Location, Anatomy and Function". Cleveland Clinic. Diakses tanggal 2022-03-16.
  4. ↑ "renal artery | anatomy | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-03-16.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan