Minggu, 25 Oktober 2026
08:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Arsenius Siregar

diplomat Indonesia kelahiran Sipirok

Bagikan:
Ini adalah nama Batak Toba/Angkola, marganya adalah Siregar.

Arsenius Siregar (lahir 27 Juni 1927) merupakan seorang diplomat Indonesia kelahiran Sipirok.

Riwayat Hidup

Setelah menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas pada tahun 1950, Arsenius melanjutkan ke Akademi Dinas Luar Negeri dan lulus dari sana pada tahun 1953.[1]

Arsenius memulai penempatannya di luar negeri sebagai atase di KBRI Paris dari tahun 1956 hingga 1957. Ia kemudian dipindahkan ke KBRI Helsinki sebagai sekretaris III dari tahun 1957 hingga 1959, di KBRI Conakry sebagai Sekretaris II dari tahun 1963 hingga 1966, dan di KBRI Wina sebagai Sekretaris I dari tahun 1966 hingga 1968. Arsenius kemudian menjabat sebagai minister counsellor berturut-turut di KBRI Adis Abbaba dari tahun 1971 hingga 1974 dan KRBI New Delhi dari tahun 1979 hingga 1982.[1]

Kehidupan Pribadi

Arsenius menikah dengan Nelly Arma Bayani Sipahutar dan memiliki lima orang anak yang masing-masing bernama Fonda Arnelia, Herman Kalitua, Harry Luat, Harlan Hatunggal, dan Fransisca A. Guennet.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Panitia Peringatan 40 Tahun Hari Jadi ADLN (1990). Buku Peringatan Empat Puluh Tahun Hari Jadi Akademi Dinas Luar Negeri. Departemen Luar Negeri. hlm. 60.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan