Minggu, 27 September 2026
08:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Armada Putih Besar

Armada Putih Besar

500px-Great_white_fleet_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta pelayaran Armada Putih Besar (menggunakan peta tahun 2009)

Great White Fleet atau Armada Putih Besar adalah julukan populer untuk kelompok kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat yang menyelesaikan perjalanan keliling dunia dari 16 Desember 1907 hingga 22 Februari 1909 atas perintah Presiden Theodore Roosevelt. Misinya adalah melakukan kunjungan ke berbagai negara sambil menunjukkan kekuatan angkatan laut AS yang baru kepada dunia. Salah satu tujuannya adalah untuk mencegah ancaman perang dengan Jepang sejak ketegangan tinggi pada tahun 1907. Lambung kapal dicat dengan warna putih bersih, memberikan julukan bagi armada tersebut. Armada terdiri dari 16 kapal perang yang dibagi menjadi dua skuadron, bersama dengan berbagai kapal kecil.[1][2] Roosevelt berusaha untuk menunjukkan pertumbuhan kekuatan militer Amerika dan kemampuan angkatan laut biru. Setelah lama mengabaikan Angkatan Laut, Kongres memulai alokas di akhir tahun 1880-an. Dimulai dengan hanya 90 kapal kecil, lebih dari sepertiganya terbuat dari kayu dan usang, angkatan laut dengan cepat menambahkan kapal perang baja baru. Kapal utama yang dimiliki Amerika sudah usang dibandingkan dengan kapal tempur Inggris pada tahun 1907. Namun demikian, sejauh ini armada terbesar dan terkuat yang pernah mengelilingi dunia. Misi itu sukses di dalam negeri dan di setiap negara yang dikunjunginya, serta Eropa (yang dikunjungi hanya sebentar).[3]

Referensi

  1. ↑ JO2 [Journalist Second Class] Mike McKinley (1 April 2015). "Cruise of the Great White Fleet". Naval History and Heritage Command. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-11-16. Diakses tanggal 11 November 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ The Great White Fleet by Department of the Navy – Naval History and Heritage Command Archived copy at the Library of Congress (4 February 2012).
  3. ↑ Robert W. Love Jr., History of the US Navy: Volume One 1775–1941 (Stackpole, 1992) 1:434–56.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan