Selasa, 03 November 2026
23:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Arifin Jamil

ulama Indonesia

Bagikan:

Buya H. Arifin Jamil gelar Tuanku Solok (1900-1961) adalah ulama dari Kamang Mudiak, Agam. Beliau dikenal sebagai tokoh Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) dan pendiri Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Tarusan.

Riwayat hidup

Arifin lahir di Kampuang Solok, Kamang Mudiak, Agam pada 1900 dari pasangan Jamil dan Salamah. Ia pertama kali belajar agama kepada Syekh Yahya al-Khalidi Magek, ulama Naqsyabandiyah terkemuka di Kamang dan ayah Syekh Yunus Yahya.[1] Setelah cukup lama belajar kepada Syekh Yahya, ia belajar kepada Syekh Ibrahim Musa di Parabek. Dua tahun kemudian, ia bertemu dengan Syekh Sulaiman ar-Rasuli. Ia selanjutnya belajar kepada Inyiak Canduang selama 20 tahun dan mendapatkan ijazah dari MTI Canduang pada 1932.[2]

Sebelum kembali ke Kamang, Tuanku Solok mendapat tugas untuk mengajar di Pesisir Selatan. Ninik mamak di kampungnya meminta kepada Tuanku Solok untuk membuka madrasah di sekitar Danau Tarusan Kamang. Dengan bantuan dana dari masyarakat Kamang di kampung dan perantauan, MTI Tarusan Kamang mulai dibuka pada 12 Februari 1934 dengan guru-guru didatangkan dari Canduang. Buya H. Arifin Jamil Tk. Solok menjadi pengasuh pertama MTI Tarusan.[3]

Tuanku Solok wafat pada 11 Maret 1961. Kepemimpinan MTI Tarusan dilanjutkan oleh Buya H. Zainal Arifin Tk. Mudo.[3]

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ Putra, Apria (21 Januari 2020). "Tarusan Kamang: Kampungnya Urangsiak". Tarbiyah Islamiyah. Diarsipkan dari asli tanggal 27 Oktober 2021. Diakses tanggal 14 Januari 2023.
  2. ↑ Al Afgani, Muhammad (8 Mei 2020). "Buya Arifin Djamil Tuanku Solok: Ulama yang Istiqamah dalam Dakwah". Tarbiyah Islamiyah. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Agustus 2022. Diakses tanggal 14 Januari 2023.
  3. 1 2 Laila, Asra (25 Februari 2016). "Profil Madrasah Tarbiyah Islamiyah Tarusan Kamang". Diarsipkan dari asli tanggal 26 November 2022. Diakses tanggal 14 Januari 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan