Senin, 02 November 2026
22:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Arg-é Bam

Arg-é Bam

Bagikan:

29°07′00.68″N 58°22′06.51″E / 29.1168556°N 58.3684750°E / 29.1168556; 58.3684750

330px-Arge_Bam_Arad_edit.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arg-é Bam, sebelum gempa 2003.
330px-Fortaleza_de_Bam%2C_Ir%C3%A1n%2C_2016-09-23%2C_DD_20-22_PAN.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arg-é Bam, 2016

Arg-é Bam (ارگ بم dalam bahasa Persia, "Benteng Bam") adalah bangunan adobe terbesar di dunia, terletak di Bam, sebuah kota di provinsi Kerman di tenggara Iran. Terdaftar oleh UNESCO sebagai bagian dari Situs Warisan Dunia "Bam dan Lanskap Budayanya". Benteng di Jalur Sutera ini dibangun sebelum 500 SM dan masih digunakan hingga 1850 M. Belum diketahui mengapa benteng ini kemudian ditinggalkan.

Keseluruhan bangunan adalah sebuah benteng besar di mana jantung perlindungan ini terletak, tetapi karena bentuknya yang unik, yang membentuk titik tertinggi, keseluruhan benteng disebut Benteng Bam.

Tanggal 26 Desember 2003, Benteng ini hampir seluruhnya hancur karena sebuah gempa bumi, bersama dengan sebagian besar Bam dan sekitarnya. Beberapa hari setelah gempa ini, Presiden Mohammad Khatami mengumumkan bahwa Benteng ini segera dibangun kembali.

Wilayah Kerman ditaklukan pasukan muslim dari persia di masa Umar bin Khathab pada tahun 23 H, dipimpin oleh Abdullah bin Budail bin Waraqa.[1]

Lihat pula

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ Ash-Shallabi, Prof Dr Ali Muhammad. Biografi Umar bin Al-Khathab. Pustaka Al-Kautsar. hlm. 700.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan