Selasa, 29 September 2026
10:59 WIB
TERKINI
Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan
Angwantibo

Angwantibo

genus mamalia

Bagikan:
Angwantibo[1]
250px-ArctocebusCalabarensisWolf.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Angwantibo calabar, Arctocebus calabarensis
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Subordo: Strepsirrhini
Famili: Lorisidae
Subfamili: Perodicticinae
Genus: Arctocebus
J. E. Gray, 1863
Spesies tipe
Perodicticus calabarensis
Spesies

Arctocebus calabarensis
Arctocebus aureus

Artikel takson sembarang

Angwantibo adalah nama untuk dua spesies primata strepsirrhini yang dimasukkan kedalam genus Arctocebus pada dalam Lorisidae. Mereka juga dikenal sebagai potto emas karena bulu kuning atau keemasannya.

Kedua spesies tersebut hidup di Afrika bagian tropis dan sebaran mereka mencakup Nigeria, Kamerun dan di utara Republik Demokratik Kongo.

Spesies

Genus Arctocebus – Gray, 1863 – dua spesies
Nama umum Nama ilmiah dan subspesies Sebaran Ukuran dan ekologi Status IUCN dan estimasi jumlah populasi
Angwantibo calabar

Drawing of brown loris

A. calabarensis
(J. A. Smith, 1860)
Afrika khatulistiwa barat
Map of range
Ukuran: 22–31 cm (9–12 in) ditambah ekor sepanjang 4–10 cm (2–4 in) [2]

Habitat: Hutan[3]

Makanan: Serangga dan buah-buahan[2]
 NT 


Tak diketahui Population declining[3]

Angwantibo emas


A. aureus
de Winton, 1902
Afrika khatulistiwa barat
Map of range
Ukuran: 22–26 cm (9–10 in) (bersamaan dengan ekor vestigialnya)[4]

Habitat: Hutan[5]

Makanan: Serangga dan buah-buahan[5]
 LC 


Tak diketahui Unknown[5]

Referensi

  1. ↑ Groves, C.P. (2005). Wilson, D.E.; Reeder, D.M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Baltimore: Johns Hopkins University Press. hlm. 121–122. ISBN 0-801-88221-4. OCLC 62265494.
  2. 1 2 Olson, Taryn (2003). "Arctocebus calabarensis". Animal Diversity Web. University of Michigan. Diakses tanggal Juni 25, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Oates, J. F.; Svensson, M. (2019). "Arctocebus calabarensis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T2054A17969996. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-1.RLTS.T2054A17969996.en.
  4. ↑ Kingdon, ch. Lorisids
  5. 1 2 3 Svensson, M.; Nekaris, K. A. I. (2019). "Arctocebus aureus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T2053A17969875. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-3.RLTS.T2053A17969875.en.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan