Senin, 28 September 2026
12:11 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Puyuh pegunungan salju

Puyuh pegunungan salju

Puyuh pegunungan salju
250px-Snow_Mountains_Quail.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
van Oort, 1910
Spesies:
S. monorthonyx
Nama binomial
Synoicus monorthonyx
van Oort, 1910
Artikel takson sembarang

Puyuh pegunungan salju[1] atau puyuh salju (Synoicus monorthonyx) adalah sebuah spesies puyuh dengan panjang tubuh sekitar 28 cm dengan bulu berwarna coklat gelap seperti padang rumput Alpen. Sebelumnya spesies ini dianggap sebagai satu-satunya anggota genus Anurophasis, tetapi analisis filogenetika menempatkannya sebagai takson saudara dari puyuh coklat (S. ypsilophorus) dalam genus Synoicus.[2]

Habitat

Puyuh pegunungan salju merupakan satwa endemik Indonesia. Habitat puyuh pegunungan salju hanya dapat ditemukan pada ketinggian lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut di Taman Nasional Lorentz, Pegunungan Jayawijaya, Kabupaten Yahukimo. Populasi puyuh pegunungan salju terlindungi karena habitatnya yang sulit diakses.[butuh rujukan]

Perkembangbiakan

Puyuh pegunungan salju yang betina memiliki bulu yang berwarna cokelat muda. Jumlah telur yang dihasilkannya maksimal tiga telur dengan warna cokelat gelap seperti macan tutul. Telur disimpan di sarang berongga di bawah tepi rumput rumpun. Makanan utama dari puyuh pegunungan salju adalah biji, bunga, daun dan bahan nabati lainnya.[butuh rujukan]

Status kelangkaan

Pemerintah Indonesia tidak menetapkan puyuh pegunungan salju sebagai salah satu hewan yang dilindungi. Namun dalam daftar merah IUCN, puyuh pegunungan salju ditetapkan sebagai salah satu spesies burung yang terancam punah.[butuh rujukan]

Bacaan lanjutan

Referensi

  1. ↑ Andaruisworo, Sapta (April 2015). Agribisnis Aneka Ternak (PDF) (Edisi 1). Surabaya: Jenggala Pustaka Utama. hlm. 2. ISBN 978-979-3613-67-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Hosner, Peter A.; Tobias, Joseph A.; Braun, Edward L.; Kimball, Rebecca T. (2017-05-17). "How do seemingly non-vagile clades accomplish trans-marine dispersal? Trait and dispersal evolution in the landfowl (Aves: Galliformes)". Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences. 284 (1854) 20170210. doi:10.1098/rspb.2017.0210. PMC 5443944. PMID 28469029.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan