Minggu, 01 November 2026
05:28 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Antigen spesifik prostat

Antigen spesifik prostat

protein

Bagikan:
250px-PSA_2ZCK.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prostat spesifik antigen

Antigen spesifik prostat (Bahasa Inggris: prostate specific antigen, disingkat PSA) adalah protein yang dihasilkan oleh sel prostat untuk mengatur kekentalan (viskositas) cairan semen (sperma). Protein ini dihasilkan dalam jumlah besar oleh sel prostat yang mengalami keganasan (kanker) sehingga pengukuran konsentrasi PSA berfungsi sebagai penanda tumor (kanker) prostat pada laki-laki.[1] Selain itu, pada penderita penyakit prostat seperti peradangan, infeksi, dan pembesaran, PSA akan dilepaskan dalam jumlah besar ke dalam peredaran darah.[2] PSA pertama kali dideteksi pada cairan vesikula seminalis pada tahun 1971.[1]

Tujuan Pemeriksaan PSA

Sejak tahun 1986, FDA menyatakan bahwa pemeriksaan PSA dapat dimanfaatkan untuk memantau perkembangan kanker prostat pada pasien laki-laki. Selanjutnya pada tahun 1994, kombinasi pemeriksaan tersebut dan pemeriksaan rektum dengan jari (digital rectal exam) digunakan sebagai deteksi dini kanker prostat pada laki-laki, terutama yang berusia di atas 50 tahun. Sebagian besar orang normal memiliki konsentrasi PSA di dalam darah sebesar < 4 ng/mL. Bila seorang laki-laki memiliki PSA di atas 4 ng/mL dan menunjukkan gejala kanker prostat, maka umumnya dokter akan menyarankan pasien untuk melakukan pemeriksaan biopsi prostat (mengambil sebagian dari jaringan prostat untuk diperiksa).[3]

Referensi

  1. 1 2 Artikel Penelitian: Ketepatan Diagnostik Prostat Spesifik Antigen pada Keganasan Prostat di Rumah Sakit Dokter Kariadi Semarang, D. Erlangga N. Universitas Diponegoro. 2007.
  2. ↑ Pasien dan Informasi Kanker: Kanker Prostat, Dharmais Hospital - National Cancer Center.
  3. ↑ (Inggris) Prostate-Specific Antigen (PSA) Test, National Cancer Institute. Diakses pada 3 November 2013.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan