Minggu, 27 September 2026
15:24 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Antifanes

Antifanes

250px-Wall_painting_-_Meleagros_and_Atalanta_-_Pompeii_%28VI_9_3%29_-_Napoli_MAN_8980.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Merupakan seorang penulis komedi attik pertengahan, Ia dianggap sebagai seorang penulis terpenting kecuali Alexis. Ia diduga orang asing dan oleh beberapa catatan, adalah anak seorang budak. Ia menetap di Athena, di mana ia mulai menulis tentang 387. Iya sangat produktif lebih dari 200 dari 365 komedi yang dikaitkan dengannya diketahui dari judul dan fragmen yang cukup besar yang tersimpan di athenaois.

Antifanes (Bahasa Yunani Kuno: Ἀντιφάνης; skt. 408 sampai 334 SM) merupakan seorang penulis komedi Attik pertengahan, ia dianggap sebagai seorang penulis terpenting kecuali Alexis.[1]

Ia diduga orang asing (mungkin dari Kios di Laut Marmara, Smirna atau Rodos[2]) dan oleh beberapa catatan, adalah anak seorang budak.[3] Ia menetap di Athena, di mana ia mulai menulis tentang 387. Iaa sangat produktif: lebih dari 200 dari 365 (atau 260) komedi yang dikaitkan dengannya diketahui dari judul dan fragmen yang cukup besar yang tersimpan di Athenaios.[1] Karya-karyanya terutama berkaitan dengan hal-hal yang berhubungan dengan topik mitologis, walaupun orang lain mereferensikan orang dan karakter profesional dan nasional tertentu, sementara drama lainnya berfokus pada intrik kehidupan pribadi. Suda menyatakan bahwa ia meninggal pada usia tujuh puluh empat tahun setelah dipukul oleh buah pir.[3] About 130 titles of his plays are known.[4]

Stephanus, seorang penutur komedi baru, dikatakan telah menunjukkan beberapa drama tentang Antifanes dan mungkin putranya. Satu kutipan Athenaeus adalah satu-satunya fragmen karya Stephanus yang masih ada.[5]

Catatan

  1. 1 2  Satu atau lebih kalimat sebelum ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Antiphanes" . Encyclopædia Britannica. Vol. 2 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 133. This cites:
    • Koch, Comicorum Atticorum Fragmenta, ii. (1884) (fragments)
    • Clinton, Philological Museum, i. (1832)
    • Meineke, Historia Critica Comicorum Graecorum (1839)
  2. ↑ Manual of Greek Literature: From the Earliest Authentic Periods to the Close of Byzantine Era Page 221 by Charles Anthon (1853)
  3. 1 2 Suda α 2745
  4. ↑ Smith, Sir William, ed. (1849). "Antiphanes, a comic poet". Dictionary of Greek and Roman Biography and Mythology. Vol. vol. I. Boston: Little & Brown. hlm. 204.{{cite book}}: |volume= memiliki teks tambahan
  5. ↑ Smith, Sir William, ed. (1859). "STEPHANUS, literary". Dictionary of Greek and Roman Biography and Mythology. Vol. vol. III. Boston: Little, Brown, and Company. hlm. 904.{{cite book}}: |volume= memiliki teks tambahan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan