Minggu, 11 Oktober 2026
15:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Antapani, Bandung

kecamatan di Kota Bandung, Jawa Barat

Bagikan:
Antapani
ᮃᮔ᮪ᮒᮕᮔᮤ
osm-intl,a,a,a,300x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Antapani%2C_Bandung&revid=29793569&groups=_d508a10725eccb696cfc6c76c3dd3a3f0eb655d1&parser=parsoid
Peta lokasi Kecamatan Antapani
Koordinat: 6°54′28″S 107°39′43″E / 6.9078°S 107.6619°E / -6.9078; 107.6619
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KotaBandung
Pemerintahan
 • CamatDra. Eulis Robbijah, M.Si.
Populasi
 • Total81,092[1] jiwa
Kode pos
40291
Kode Kemendagri32.73.20 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3273141 Suntingan nilai di Wikidata
Luas4,01 km²
Desa/kelurahan4
Situs webwww.bandung.go.id/city-directory/info/72/kecamatan-antapani
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Antapani%2C_Bandung&revid=29793569&groups=_8402f56e7777900c3c19e86eb59ee06dcb343eb3&parser=parsoid

Antapani (aksara Sunda: ᮃᮔ᮪ᮒᮕᮔᮤ) adalah sebuah kecamatan di Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Sebagian besar wilayah kecamatan ini merupakan perumahan, dengan latar belakang penduduk yang beragam.

Sejarah

Pada tanggal 14 April 2007, Kecamatan Antapani diresmikan oleh Wali kota Bandung H. Dada Rosada, S.H, M.Si sebagai kecamatan baru di Kota Bandung.

Sebelum diberlakukannya Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2006, Kecamatan Antapani adalah bagian dari Kecamatan Cicadas yang memiliki lima kelurahan, yaitu Kelurahan Mandalajati, Kelurahan Antapani Kulon, Kelurahan Antapani Wetan, Kelurahan Antapani Tengah, dan Antapani Kidul. Setelah pemekaran wilayah, nomenklatur Kecamatan Cicadas berubah menjadi Kecamatan Antapani. Luas wilayah Kecamatan Cicadas terbagi menjadi ke dalam dua kecamatan baru, yaitu Kecamatan Antapani dan Kecamatan Mandalajati yang dibatasi oleh Jalan Abdul Harris Nasution, yang secara otomatis membagi jumlah penduduk Kecamatan Cicadas berdasarkan wilayah baru. Kecamatan Antapani memiliki luas wilayah 4,01 km² yang sebagian besar wilayahnya adalah kawasan perumahan dengan latar belakang penduduk yang beraneka ragam.[2][3]

Sejarah nama Antapani

Pada tahun 1980 an warga Cicadas dan sekitarnya mengenal wilayah ini sebagai Hantap.

Menurut sebagian besar orang memiliki pendapat bahwa Kata "Antapani" berasal dari kata bahasa Kawi (Jawa kuno) "Hantap" yang berarti Payau,Air dan kata "Hantap" yang berarti Tumbuhan Hantap.

Sejarah sebelum menjadi perumahan dan kecamatan

Awalnya Kecamatan Antapani merupakan wilayah persawahan yang luas yang berada di antara wilayah Kiaracondong Dan Sukamiskin.

Kecamatan ini awalnya masuk dalam Kecamatan Cicadas yang terbentuk sebagai dampak dari Perluasan Kota Bandung pada tahun 1987. Semula Cicadas (Kota Bandung) merupakan bagian dari Kecamatan Cicadas di bawah administrasi Kabupaten Bandung. Kecamatan Cicadas kemudian dibagi dua, sebagian masuk Kota Bandung.

Geografi

Batas wilayah

Kecamatan Antapani berbatasan dengan:

Utara Kecamatan Mandalajati
Timur laut Kecamatan Arcamanik
Timur Kecamatan Arcamanik
Tenggara Kecamatan Arcamanik
Selatan Kecamatan Buahbatu
Barat daya Kecamatan Kiaracondong
Barat Kecamatan Kiaracondong
Barat laut Kecamatan Kiaracondong

Administrasi

Pembagian wilayah

Kecamatan Antapani memiliki empat kelurahan, di antaranya:

  1. Kelurahan Antapani Wetan
  2. Kelurahan Antapani Kulon
  3. Kelurahan Antapani Tengah
  4. Kelurahan Antapani Kidul

Referensi

  1. ↑ "Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamain dan Agama yang Dianut di Kecamatan Antapani, 2022". bandungkota.bps.go.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-08-28. Diakses tanggal 2025-02-06. {{cite web}}: |archive-date= / |archive-url= stempel waktu tidak cocok; 2023-03-26 disarankan
  2. ↑ "Asal-usul Nama Antapani di Kota Bandung, Dulunya Area Persawahan". detik.com/jabar. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-25. Diakses tanggal 2025-02-06.{{cite web}}: |archive-date= / |archive-url= stempel waktu tidak cocok; 2023-03-26 disarankan
  3. ↑ "Asal Usul Nama Antapani yang Dimulai Saat Era Penjajahan Belanda". kumparan.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-08-11. Diakses tanggal 2025-02-06.{{cite web}}: |archive-date= / |archive-url= stempel waktu tidak cocok; 2023-03-26 disarankan


Ikon rintisan

Artikel bertopik kecamatan di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan