Jumat, 25 September 2026
00:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Angin laut

Angin laut adalah angin yang bergerak dari lautan ke daratan.[1] Angin ini muncul akibat adanya perbedaan suhu dan tekanan antara permukaan laut dengan daratan pada waktu pagi hingga sore hari. Para nelayan sering memanfaatkan angin ini untuk kembali ke daratan setelah menangkap ikan pada malam hari.[2][3]

Proses terjadinya angin laut

Pada siang hari, ketika matahari bersinar terik, wilayah daratan akan lebih cepat menerima kalor dari panas matahari. Hal ini menyebabkan suhu meningkat di wilayah daratan. Sebaliknya, proses penyerapan kalor di wilayah lautan berjalan lebih lambat dibandingkan di wilayah daratan yang mengakibatkan suhu udara turun. Kedua kondisi tersebut menimbulkan adanya perbedaan suhu dan kerapatan udara. Udara panas akan cenderung bergerak naik karena massanya yang ringan, sebaliknya udara dingin yang massanya berat akan cenderung bergerak turun. Sehingga, udara akan bergerak dari wilayah lautan ke wilayah daratan.[2]

Sumber lain mengatakan bahwa terjadinya angin laut karena tekanan udara di atas daratan menjadi lebih rendah karena panas, sedangkan tekanan udara di lautan cenderung masih lebih tinggi karena lebih dingin.[4] Hal ini sesuai dengan hukum Buys Ballot, di mana udara atau angin akan bertiup dari daerah bertekanan maksimum ke daerah bertekanan minimum.[3] Akibatnya terjadi gradien tekanan dari lautan yang lebih tinggi ke daratan yang lebih rendah, sehingga hal itu yang menyebabkan terjadinya angin laut, di mana kekuatannya sebanding dengan perbedaan suhu antara daratan dan lautan.[4] Namun, jika ada angin lepas pantai yang lebih kencang dengan kecepetan lebih dari 8 km/jam, maka angin laut tidak terjadi.[4]

250px-Cubanseabreezeconvergence.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perputaran Angin Laut

Rujukan

  1. "Pengertian Angin Laut dan Angin Darat". Diakses tanggal 16 Mei 2014.
  2. 1 2 Itsnaini, Faqihah Muharroroh. "Angin Darat dan Angin Laut, Ini Pengertian, Karakteristik dan Prosesnya". detikedu. Diakses tanggal 2025-11-27.
  3. 1 2 Ruhimat, Mamat; Supriatna, Nana; Kosim, author. IPS Terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah). PT Grafindo Media Pratama. hlm. 185. ISBN 978-979-758-337-8.{{cite book}}: |first3= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. 1 2 3 "Sea and Land Breezes". Diakses tanggal 16 Mei 2014.

Lihat pula

Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan