Kamis, 08 Oktober 2026
04:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Yusni Antemas

Bagikan:
Yusni Antemas
Lahir(1922-04-22)22 April 1922
Meninggal12 September 2013(2013-09-12) (umur 91)
PekerjaanWartawan, sastrawan

Yusni Antemas (22 April 1922 – 12 September 2013) adalah seorang wartawan dan sastrawan Kalimantan Selatan. Ia populer dengan nama pena Anggraini.

Selain sebagai wartawan dan sastrawan, ia juga dikenal sebagai sebagai sejarawan, sekaligus pelukis yang terkenal di mata seniman lokal di HSU bahkan di Kalsel. Bukan hanya itu, semasa hidup ia telah menyumbangkan lukisan demi kepentingan perjuangan pembebasan Irian Barat dan museum perjuangan Waja Sampai Ka Puting Banjarmasin.

Selama menjadi sastrawan dan wartawan sejak 1940 sudah menulis sedikitnya 25 judul buku. Buku-buku itu mengenai sejarah daerah, folklor, dan cerita anak-anak. Sebanyak 12 judul di antaranya diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta. Karya-karyanya yang lain rupanya juga tersimpan di Perpustakaan Nasional Australia, seperti karyanya yang berjudul Mutiara Nusantara seri 1, yang diterbitkan Mega Sapura, Amuntai (1986); Si Pujung yang Menambat Barito (1980); Kahancuran di Baruh Kelayar (1980) dan Bara dan Nyala di Banua Lima (Negara-Alabio-Sungai Banar-Amuntai-Kelua). Juga ditemukan karya tahun 1974 terbitan Banjarmasin tentang sejarah Kalimantan. Karya-karyanya juga tersimpan di Perpustakaan Universitas Yale antara lain: Orang-orang Terkemuka dalam Sedjarah Kalimantan, dari Mulawarman sampai H. Hasbullah Jasin (1971); Si Puyung yang Menambat Barito (1980); Mendulang Intan di Cempaka (1981) dan Tunas-tunas Mekar Pagi (1981).

Yusni Antemas meninggal dunia pada tanggal 12 September 2013 pukul 3 pagi karena penyakit darah tinggi yang dideritanya. Jenazah disemayamkan di Kediaman Desa Sungai Bahadangan Kecamatan Banjang. Setelah dimandikan dan dikafani, almarhum langsung dibawa menuju Masjid At-Taqwa untuk disalatkan untuk kemudian dibawa menuju alkah keluarga di Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang untuk dimakamkan.[1]

Sastrawan Pemberani

Presiden soekarno datang ke alabio bapak yusni datang dengan kardus bertuliskan apakah indonesia negara nasionalis atuakah negara agamis dan di jawab indonesia adalah negara nasionalis[2]

Referensi

  1. ↑ Tokoh Pers Yusni Antemas Tutup Usia. Radar Banjarmasin. Diakses pada 22 September 2013
  2. ↑ "PERAN YUSNI ANTEMAS DALAM DUNIA PERS DI KALIMANTAN SELATAN TAHUN1946-19791". E-JURNAL. Diakses tanggal 2025-11-09.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan