Rabu, 14 Oktober 2026
10:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Andries Hoogerwerf

Andries Hoogerwerf

Bagikan:
250px-Panthera_tigris_sondaica_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Macan Jawa yang sekarang telah punah yang difoto oleh Andries Hoogerwerf pada 1938

Andries Hoogerwerf (29 Agustus 1906 – 5 Februari 1977) adalah seorang atlet trek dan lapangan, naturalis, ornitologis dan konservasionis asal Belanda. Ia menjalani sebagian besar masa kerjanya di Hindia Belanda dan Nugini Belanda.[1]

Publikasi

  • 1938 – De avifauna van Batavia en omstreken. Leiden.
  • 1949 – Bijdrage tot de oölogie van Java. Netherlands.
  • 1949 – De avifauna van de Plantentuin te Buitenzorg (Java). Buitenzorg.
  • 1949 – De Avifauna van Tjibodas en omgeving. Buitenzorg.
  • 1953 – An Ornithological bibliography having particular reference to the study of the Birds of Java. Jakarta.
  • 1967 – A further contribution to our oological knowledge of the Island of Java (Indonesia). Leiden. (with W.Ph.J. Hellebrekers).
  • 1970 – Udjung Kulon: The Land of the Last Javan Rhinoceros. Brill: Leiden.
  • selection of scientific papers written by A. Hoogerwerf and published in Leiden Diarsipkan 2016-03-03 di Wayback Machine

Referensi

  1. ↑ Van Ravensberg, Frank. (2005). Andries Hoogerwerf. Honderd Haarlemse Helden.[pranala nonaktif permanen] Accessed 18 November 2008
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan