Senin, 26 Oktober 2026
22:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Andaya Lestari

Andaya Lestari

Bagikan:
Andaya Lestari
250px-Andaya_Lestari_4x3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Irjenau
Masa jabatan
9 September 1991 –1 Februari 1994
Informasi pribadi
Lahir(1939-10-29)29 Oktober 1939
Meninggal7 Juni 2000(2000-06-07) (umur 60)
AlmamaterAkademi Angkatan Udara (1963)
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Air_Force.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Udara
Pangkat40px-Pdu_marsdatni_staf.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Marsekal Muda TNI
SatuanKorps Penerbang (Helikopter)

Marsekal Muda TNI (Purn.) Andaya Lestari, S.E., MBA. (29 Oktober 1939 – 7 Juni 2000) adalah seorang purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Udara dan mantan anggota DPR/MPR RI (1994-1997) dari Fraksi ABRI. Sebelumnya ia menjabat sebagai Irjenau (1991-1994), Danseskoau (1990-1991) dan Wapang Koopsau I (1988-1990). Ia adalah lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1963 dan pada tahun yang sama ia juga lulus dari Sekolah Penerbang di Cekoslowakia. Ia adalah salah satu instruktur pertama helikopter BO-105 dan Super Puma di TNI AU. Namanya disebutkan oleh wartawan perang Hendro Subroto dalam bukunya "Saksi Mata Perjuangan Integrasi Timor Timur" sebagai salah satu perintis operasi perjuangan integrasi Timor Timur.

Karier

  • Perwira Penerbang Skadron 6 Lanud Atang Senjaya, Bogor (1963)
  • Perwira Penerbang Skadron 7 Lanud Atang Senjaya, Bogor (1968)
  • Flight Leader Skadron 7 Lanud Atang Senjaya, Bogor (1968)
  • Kadis Ops Lanud Supadio, Pontianak (1969)
  • Penugasan sebagai penerbang helikopter di PT Pelita Air Service (1972)
  • Komandan Skadron 6 Lanud Atang Senjaya, Bogor (1976)[1]
  • Karo Udara Dahankam Timor Timur (1978)
  • Karo Ops Paban Ops Sops Hankam (1979)
  • Kadep Opstra Susjabpastaf (1980)
  • Komandan Wing Dik 4 Lanud Adi Sumarmo, Solo (1981)
  • Sekdit Ditrendalpersau (1985)
  • Wapang Koopsau I (1988)
  • Komandan Seskoau (1990)[2]
  • Irjenau (1991)
  • Anggota DPR/MPR RI Fraksi ABRI (1994)

Pendidikan Umum

  • SD (1952)
  • SMP (1955)
  • SMA (1958)
  • MBB BO-105 Course, Jerman Barat (1975)
  • Penataran P4 (1980)
  • Program MBA (1992)
  • Sarjana Ekonomi (1995)

Pendidikan Militer

  • AAU (1963)
  • Sekolah Penerbang, Cekoslowakia (1963)
  • Sekolah Ilmu Siasat (1967)
  • Sekkau (1973)
  • Seskoau (1978)[2]
  • Joint Services Staff College, Australia (1981)[3]
  • Air War College, Alabama USA (1987)[4][5]
  • Sus Sosial Politik ABRI (1994)

Tanda Jasa

  • Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun
  • Satyalancana Dwidya Sistha
  • Satyalancana Kesetiaan XVI Tahun
  • Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama
  • Bintang Yudha Darma Nanarya
  • Bintang Swa Bhuwana Paksa Nanarya
  • Satyalancana Kesetiaan XXIV Tahun
  • Satyalancana GOM IV (Sulsel)
  • Satyalancana GOM VIII Dharma Phala (Kalbar)
  • Satyalancana Wira Dharma
  • Satyalancana Seroja
  • Satyalancana Perang Kemerdekaan I
  • Satyalancana Penegak

Riwayat Pangkat

  • Letnan Dua (1963)
  • Letnan Udara I (1965)
  • Letnan Satu (1965)
  • Kapten (1968)
  • Mayor (1972)
  • Letnan Kolonel (1978)
  • Kolonel (1982)
  • Marsekal Pertama TNI (1988)
  • Marsekal Muda TNI (1990)

Referensi

  1. ↑ , Skadron Udara 6.
  2. 1 2 > Diarsipkan 2021-08-29 di Wayback Machine, Seskoau.
  3. ↑ , Joint Services Staff College.
  4. ↑ , Air War College.
  5. ↑ , Air War College.

Pranala internal

Jabatan militer
Didahului oleh:
Irjenau
1991–1994
Diteruskan oleh:
Didahului oleh:
Marsda TNI Zainuddin Zikado
Danseskoau
1990–1991
Diteruskan oleh:
Marsda TNI Rilo Pambudi
Didahului oleh:
Wapang Koopsau I
1988–1990
Diteruskan oleh:
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan