Jumat, 25 September 2026
05:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Anatema

Untuk band, lihat Anathema (band).

Anatema, dalam penggunaan umum, adalah sesuatu ataupun seseorang yang dibenci atau dijauhi. Penggunaan utamanya yang lain berasal dari Perjanjian Baru dan mengacu pada suatu ekskomunikasi resmi gerejawi.[1][2] Namun, dalam Perjanjian Lama, anatema mengacu pada sesuatu (yang hidup maupun yang tak bernyawa) yang dikuduskan ataupun sesuatu yang dikecam jahat atau dikutuk dan disisihkan untuk persembahan kurban.[3]

Etimologi

250px-Villa_di_agnano%2C_lapide_gregorio_XI.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anatema (dalam arti suatu kutukan) yang dihubungkan dengan Paus Gregorius XI.

Anatema berasal dari kata Yunani Kuno: ἀνάθεμα,[4] anáthema, yang artinya "suatu persembahan" atau "sesuatu yang dikhususkan";[5] kata itu sendiri berasal dari kata kerja ἀνατίθημι, anatíthēmi, yang berarti "mempersembahkan".[6] Dalam Perjanjian Lama, kata tersebut mengacu pada objek-objek yang disucikan untuk penggunaan ilahi maupun yang dikhususkan untuk penghancuran dalam nama Tuhan, misalnya musuh dan senjata mereka pada saat perang agama. Karena senjata musuh dianggap najis atau tidak suci, maknanya menjadi "sesuatu yang dikhususkan untuk yang jahat" atau "suatu kutukan".

Dalam Gereja Latin, anatema awalnya digunakan oleh St. Paulus dengan arti ekskomunikasi seorang bidat ataupun seorang bidat yang telah diekskomunikasi dan tidak bertobat. Dalam Galatia 1:9, Paulu berbicara mengenai mereka yang mengajarkan Injil yang berbeda, "Terkutuklah dia".[6] Pada abad ke-6, makna liturgisnya berkembang lagi dengan arti kutukan resmi gerejawi dari ekskomunikasi dan kecaman terhadap doktrin-doktrin sesat, bentuk pemisahan yang paling berat dari Gereja yang dikeluarkan terhadap seorang maupun sekelompok bidat oleh seorang paus ataupun penjabat gereja lainnya.[3][5]

Pada tahun 1526, anatema muncul dalam bahasa Inggris untuk pertama kalinya dan digunakan dalam arti "sesuatu yang terkutuk". Makna "objek yang dikuduskan" juga diadopsi beberapa waktu kemudian, tetapi tidak lagi digunakan secara luas.[5] Penggunaan modernnya yang paling umum adalah dalam konteks sekuler,[1] untuk mengartikan sesuatu ataupun seseorang yang dibenci atau dijauhi.[2]

Penggunaan dalam agama

[icon]
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.

Perjanjian Lama menggunakan kata ini pada segala sesuatu yang disisihkan untuk pengurbanan, dan karenanya dilarang untuk penggunaan sekuler serta dikhususkan untuk penghancuran—seperti pada musuh beserta kota dan harta benda mereka dalam kasus perang agama. Perjanjian Baru menggunakan kata ini dalam arti suatu kutukan dan pengusiran seseorang secara paksa dari komunitas Kristen.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 (Inggris) "Anathema", Grammarist, diakses tanggal September 22, 2016{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 (Inggris) "Anathema", English Oxford Living Dictionaries, Oxford University Press, diarsipkan dari asli tanggal 2016-09-23, diakses tanggal September 22, 2016{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 (Inggris) Encyclopædia Britannica: "anathema (religion)"
  4. ↑ (Inggris) Liddell, Henry George; Robert, Scott. "ἀνάθεμα". A Greek-English Lexicon. Diakses tanggal Januari 9, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 3 (Inggris) "Anathema", Merriam-Webster's Learner's Dictionary, diakses tanggal September 22, 2016{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Browning, W (2015). Kamus Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hlm. 23.

Pranala luar

Lihat entri anatema atau anathema di kamus bebas Wikikamus.

20px-Wikisource-logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Herbermann, Charles, ed. (1913). Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company.{{cite encyclopedia}}: |title= tidak ada atau kosong

Artikel ini menggunakan sebagian teks dari Kamus Alkitab Easton, sebuah buku ranah publik, aslinya diterbitkan pada 1897.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan