Sabtu, 03 Oktober 2026
18:30 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Anakharsis

Anakharsis

filsuf Skithia

Bagikan:
Anakharsis
Nuremberg_chronicles_f_60r_1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Penggambaran Anakharsis dalam Babad Nürnberg tahun 1493.
Lahirpertengahan abad ke-6 SM
Meninggalakhir abad ke-6 SM
PekerjaanFilsuf
GelarPangeran Skithia
AyahGnouros
Keluarga

Anakharsis (bahasa Yunani Kuno:Αναχαρσις, translit. Anakharsis) adalah nama dalam bahasa Yunani yang merujuk kepada seorang pangeran dan filsuf Skithia yang pernah hidup abad ke-6 SM,[1] tetapi asal-usulnya tidak diketahui.[2]

Kehidupan

Anakharsis adalah saudara dari seorang raja Skithia bernama Saulios, dan keduanya adalah putra dari raja Skithia sebelumnya, Gnouros.[1][2]

Sangat sedikit catatan sejarah merinci tentang riwayat kehidupan Anakharsis. Dia diketahui telah melakukan perjalanan ke Yunani, di mana dia dipengaruhi oleh budaya Yunani.[1]

Anakharsis kemudian dibunuh oleh Saulios karena telah berkorban untuk Dewi Berkaki Ular leluhur bangsa Skithia di kuilnya di negara Hylaia[1] dengan melakukan upacara orgia dan perdukunan pada malam hari di mana dia memakai gambar di bajunya dan memainkan drum.[3]

Herodotos mengklaim bahwa Anakharsis telah dibunuh karena dia telah meninggalkan kebiasaan Skithia dan mengadopsi kebiasaan Yunani, meskipun klaim tersebut kemungkinan besar hanya rekaan Herodotus sendiri.[1] Upacara keagamaan yang dilakukan oleh Anakharsis malah berhubungan lebih dekat dengan upacara imamat Anarya waria dari Skithia.[3]

Pengaruh

Keponakan Anakharsis, Idanthyrsos, yang merupakan putra dan penerus Saulius, kemudian menjadi terkenal di kalangan orang Yunani dengan haknya sendiri karena telah melawan invasi bangsa Persia terhadap Skithia pada tahun 513 SM.[2]

Dalam filsafat Yunani

Kemudian tradisi Yunani mengubah Anakharsis menjadi sosok tenar sebagai semacam "orang biadab mulia" yang mewakili kebijaksanaan "barbar", karena itu beberapa penulis Yunani kuno memasukkannya sebagai salah satu dari Tujuh Orang Bijak Yunani meskipun bukan orang Yunani.[1] Akibatnya, Anarkarsis menjadi tokoh terkenal dalam sastra Yunani,[2] dan banyak legenda muncul tentang dia, termasuk klaim bahwa dia pernah menjadi teman Solon.[1]

Eforos dari Kyme kemudian menggunakan citra Anakharsis untuk membuat stereotipe bagus bangsa Skithia.[2]

Akhirnya, Anakharsis benar-benar menjadi sosok "manusia alam" atau "buas yang mulia" yang ideal dalam sastra Yunani, serta tokoh idaman kaum sinis yang dijelaskan dalam kitab abad ke-3 SM berjudul Surat-surat Anakharsis.[2]

Karena penjelmaan Anakharsis menjadi tokoh idaman para filsuf Yunani, hampir semua tulisan kuno tentang dia dari sumber-sumber Yunani, yang membuat informasi sejarah Anakharsis sendiri sulit untuk dinilai.[2]

Referensi

Catatan kaki

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Ivantchik 2016, hlm. 314.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 Ivantchik 2018.
  3. 1 2 Ustinova 1999, hlm. 79.

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Anakharsis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan