Senin, 21 September 2026
17:08 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Anafora

halaman disambiguasi Wikimedia

Anafora dapat memiliki beberapa makna seperti di bawah ini.

  1. Anafora (linguistik), yaitu pengulangan bunyi, kata atau struktur sintaksis pada larik-larik atau kalimat-kalimat yang berurutan untuk memperoleh efek-efek tertentu.[1] Anafora dapat ditemukan dalam puisi, biasanya pada awal dua larik puisi secara berurutan.[2] Dalam konteks ini, anafora termasuk bagian gaya bahasa paralelisme bersama dengan epifora.[3] Anafora digunakan oleh penyair untuk meningkatkan kualitas ritme dan memperindah bunyi.[4]
  2. Anafora (wacana), yaitu rujukan atau subtistusi atas sesuatu yang terlah disebutkan sebelumnya dalam wacana (disebut anteseden).[1] Contohnya yakni penggunaan kata 'itu' dalam "walaupun pesawat terbang tersebut mengalami kerusakan, itu tetap masih dapat terbang". Dalam hal ini, pronomina 'itu' menyubtitusikan anteseden 'pesawat terbang tersebut'.[5]
  3. Anafora (liturgi), istilah yang disebut juga Doa Syukur Agung dalam misa Gereja Katolik Roma.

Referensi

  1. 1 2 Harimurti Kridalaksana (1982). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. hlm. 10: "anafora — 1. pengulangan bunyi, kata atau struktur sintaktis pada larik-larik atau kalimat-kalimat yang berurutan untuk memperoleh efek tertentu; 2. hal atau fungsi menunjuk kembali kepada sesuatu yang telah disebutkan sebelumnya dalam wacana (yang disebut anteseden) dengan pengulangan atau dengan substitusi; mis. nya dalam BI. berfungsi anaforis, mis. dalam Pak Karta supir kami. Rumahnya jauh: nya menunjuk kembali kepada Pak Karta.".{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. Ratna, Dewi. Ratna, Dewi (ed.). "Jadikan puisimu makin indah dengan 4 jenis majas ini!". Merdeka.com. Diakses tanggal 2020-12-24.
  3. Widarmanto, Tjahjono. Yuk, Nulis Puisi. LAKSANA. hlm. 50–51. ISBN 978-602-407-331-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Eddy, Nyoman Tusthi (1991). Kamus istilah sastra Indonesia. Nusa Indah. hlm. 17–18.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. Ensiklopedi kebahasaan Indonesia: A-E. Penerbit Angkasa. 2009. hlm. 70: Suatu istilah di dalam ahli bahasa dan tatabahasa untuk pengacuan kembali dalam suatu rentang bahasa, seperti penggunaan kata itu dalam: 'Walaupun pesawat-terbang tersebut mengalami kerusakan, itu tetap masih dapat terbang.' Dalam hal ini, pronomina itu menyubtitusikan antesedennya pesawat-terbang tersebut.
Ikon disambiguasi
Halaman disambiguasi ini berisi artikel dengan judul yang terkait dengan Anafora.
Jika Anda mencapai halaman ini dari sebuah pranala internal, Anda dapat membantu mengganti pranala tersebut ke judul yang tepat.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan