Senin, 28 September 2026
09:47 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Anabantidae

Anabantidae

Anabantidae
Rentang waktu: 26–0 jtyl Late Oligocene to Recent
250px-CeylonAnabasDryTanks.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anabas cobojius
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Anabantiformes
Famili: Anabantidae
Bonaparte, 1831[1]
Genus[2][3]
Artikel takson sembarang

Anabantidae adalah keluarga ikan bersirip kipas dalam ordo Anabantiformes.[2] Famili ini mencakup sekitar 34 spesies ikan dalam empat genus. Sebagai ikan berlabirin, mereka memiliki organ labirin, yakni struktur di kepala ikan yang memungkinkannya menghirup oksigen atmosfer. Ikan dari famili ini biasanya terlihat menelan udara di permukaan air. Udara ditahan dalam struktur yang disebut ruang suprabranchial, tempat oksigen berdifusi ke dalam aliran darah melalui epitel pernapasan yang menutupi organ labirin. Oleh karena itu memungkinkan ikan untuk bergerak dalam jarak kecil melintasi daratan.

Referensi

  1. ↑ Richard van der Laan; William N. Eschmeyer & Ronald Fricke (2014). "Family-group names of Recent fishes". Zootaxa. 3882 (2): 001–230. doi:10.11646/zootaxa.3882.1.1. PMID 25543675.
  2. 1 2 Froese, Rainer, and Daniel Pauly, eds. (2019). "Anabantidae" in FishBase. August 2019 version.
  3. ↑ Feixiang Wu; Desui Miao; Mee-mann Chang; Gongle Shi & Ning Wang (2017). "Fossil climbing perch and associated plant megafossils indicate a warm and wet central Tibet during the late Oligocene". Scientific Reports. 7 (878): 878. doi:10.1038/s41598-017-00928-9. PMC 5429824. PMID 28408764.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan