Kamis, 22 Oktober 2026
08:47 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Amulet Samarkand

Amulet Samarkand

Bagikan:
Amulet Samarkand
Berkas-The_Bartimaeus_Trilogy_-_Buku_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
PengarangJonathan Stroud
PenerjemahPoppy Damayanti Chusfani
NegaraAmerika Serikat (terbitan asli)
BahasaBahasa Indonesia
SeriThe Bartimaeus Trilogy
GenreNovel fantasi
Penerbit• Gramedia Pustaka Utama (RI)
• Hyperion Books (Amerika Serikat)
Tanggal terbit
• Mei 2007 (Indonesia)
• 2003 (Amerika Serikat)
Jenis mediaKertas
Halaman512 halaman
ISBNISBN ISBN 979-22-2641-9 pemanggilan templat memerlukan parameter template_name
Didahului olehtidak ada 
Diikuti olehThe Golem's Eye 

Amulet Samarkand adalah buku pertama dari seri fiksi The Bartimaeus Trilogy karya Jonathan Stroud. Buku ini terkenal dengan gaya penulisannya yang secara bebas mempergunakan catatan kaki untuk menyuarakan komentar-komentar sarkastis dari salah satu tokoh utamanya, Bartimaeus.

Ringkasan kisah

Seorang penyihir muda magang, Nathaniel, secara rahasia memanggil jin berusia 5000 tahun, Bartimaeus, untuk melakukan perintahnya. Tugas Bartimaeus bukanlah sebuah tugas yang mudah—ia diperintahkan mencuri sebuah amulet yang memiliki kekuatan besar, Amulet Samarkand, dari seorang master penyihir bernama Simon Lovelace yang kejam dan penuh ambisi. Tak lama, Bartimaeus dan Nathaniel terjebak dalam intrik-intrik sihir, pemberontakan, dan pembunuhan yang mengerikan. Nathaniel secara cepat menyadari bahwa ia telah masuk ke dalam alur yang lebih dalam dari apa yang mampu diatasinya bersama Bartimaeus.

Nathaniel adalah seorang yang memiliki bakat sihir. Ia diserahkan untuk magang dan belajar di bawah seorang penyihir bernama Arthur Underwood. Di bawah Underwood, ia berharap untuk dapat menjadi penyihir terbesar sepanjang masa. Pada umur dua belas, ia memanggil jin bernama Bartimaeus, makhluk halus congkak penggerutu. Bartimaeus, yang mengira bahwa ia akan disuruh melakukan tugas-tugas remeh, malah diperintahkan untuk mencuri sebuah benda sihir yang disebut Amulet Samarkand dari Simon Lovelace. Nathaniel melakukannya untuk membalas dendam atas penghinaan yang diterimanya dari Lovelace. Bartimaeus berhasil mencuri Amulet itu dan atas perintah Nathaniel, menyembunyikannya. Lovelace dengan segera datang untuk mengambil kembali Amulet Samarkand, mengakibatkan kematian Underwood dan istrinya.

Dengan bantuan Bartimaeus, Nathanial berhasil melarikan diri. Selanjutnya, ia tanpa menyadari intrik-intrik politik yang berkembang, masuk ke dalam alur rencana Lovelace yang hendak memberontak—membunuh Perdana Menteri dan seluruh menteri dalam pemerintahannya; untuk kemudian menguasai London. Lovelace berencana memanggil makhluk yang luar biasa kuat, Ramuthra, untuk melaksanakan pembunuhan itu dan mempergunakan Amulet untuk memastikan bahwa ia dapat menguasai Ramuthra sekaligus menghindarkan kekuatan Ramuthra dari menyentuhnya.

Pada klimaksnya, Nathaniel berhasil mengambil Amulet Samarkand dari tangan Lovelace, mengembalikan Ramuthra ke Dunia Lain, dan dengan demikian menyelamatkan Perdana Menteri dan sisa dari para menterinya yang selamat. Ia mengembalikan Amulet Samarkand kepada Perdana Menteri dan mendapatkan penghargaan atas aksinya ini. Buku ini berakhir dengan pembebasan Bartimaeus.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan