Senin, 28 September 2026
13:13 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan

Amran S.N.

Amran S.N. (31 Desember 1948 – 7 Desember 2012) adalah seorang sastrawan, jurnalis, dan politikus Indonesia. Dia pernah menjadi anggota DPRD Kota Padang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.[1]

Kehidupan

Amran sudah mulai aktif menulis sejak duduk di Sekolah Rakyat. Dia pernah menulis cerita anak pada majalah anak Si Kuncung. Pada tahun 1980-an, Amran kembali aktif menulis di berbagai media cetak. Novel dan cerita bersambungnya dimuat pada harian Haluan, Singgalang, serta mingguan Canang. Selain novel dan cerita bersambung, ia juga menulis cerita anak "Maco" di majalah SAI.

Selain menjadi penulis, Amran juga menjadi redaktur di berbagai media cetak, seperti mingguan Rancang, majalah Mimbar DPRD Sumbar, dan menjadi redaktur kolumnis pada mingguan Serambi Pos.[2] Pada tahun 1990-an, cerpennya yang berjudul "Gaek" diterbitkan oleh majalah sastra Horison.

Karya

  • Kumpulan Cerita Rakyat Pulau Sumatra (2009)
  • Menguak Rumpun Pencak Silat Minangkabau (2010)
  • Marajo: Kisah Panjang Bumi Minang (2012)
  • Perantauan Roh
  • Rimau
  • Gorilla Setan
  • Kisah Negeri Hulu dan Sungai
  • Nago Salapan
  • Selendang Pembunuh Anggang
  • Maco
  • Baron Lakon
  • Rompak
  • Maco

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan