Rabu, 14 Oktober 2026
13:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Selubung virus

Selubung virus

Bagikan:
langid-250px-CMVschema.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Skema Cytomegalovirus

Sejumlah virus (misalnya HIV dan virus yang menyerang hewan) memiliki selubung virus (amplop) sebagai lapisan terluar[1] saat tahapan daur hidupnya berada pada sel inang. Virus yang berselubung juga memiliki protein yang disebut kapsid antara selubung dan genomnya.[1] Selubung virus ini diturunkan sebagian dari membran sel inang (fosfolipid dan protein), dan dapat pula menyertakan glikoprotein virus. Protein itu dapat menghindarkan virus dari sistem kekebalan inang. Glikoprotein pada permukaan selubung berguna untuk mengidentifikasi dan mengikat reseptor pada membran inang. Selubung virus bergabung dengan membran sel inang sehingga kapsid dan genom virus masuk dan menginfeksi inang.

Dalam jangka waktu tertentu, sel tempat virus berkembang biak dapat dilemahkan atau bahkan mati. Selubung lipida dwilapis dari virus cukup sensitif terhadap pengeringan, panas, dan deterjen, sehingga mudah disterilkan daripada virus-virus yang tidak berselubung, jangka hidup yang pendek di luar inang, dan dapat bertransfer dari inang yang satu ke inang yang lain. Virus yang berselubung memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi dan dapat berubah dalam waktu singkat untuk menghindari sistem kekebalan tubuh. Virus berselubung dapat menyebabkan jangkitan berkepanjangan.

Contoh yang berselubung

Virus yang bersifat patogen pada manusia:

Virus DNA

Virus RNA

Retroviridae

Contoh yang tidak berselubung

Virus yang bersifat patogen pada manusia:

Virus DNA

Virus RNA

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "CHAPTER #11: VIRUSES". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-11-10. Diakses tanggal 2008-11-07.
  2. ↑ "The Rabies Virus". CDC. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-01-18. Diakses tanggal 2008-11-07.

Pranala luar

  • "Virus Structure". Molecular Expressions: Images from the Microscope. Diakses tanggal 2007-06-27.
Ikon rintisan

Artikel bertopik virus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan